Ilustrasi

Tak Terima Ditegur, Puluhan Remaja Serang Penghuni Kost di Alauddin

Minggu, 18 Oktober 2015 | 04:30 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Tak terima ditegur, puluhan remaja belia melakukan penyerangan. Sasaran mereka adalah sebuah rumah kost mahasiswa di Jalan Sultan Alauddin Lorong 2D, Sabtu (17/10) sekitar pukul 21.45 Wita.

Akibatnya, beberapa sepeda motor milik mahasiswa yang terparkir di halaman jadi sasaran amukan puluhan remaja itu.

Aksi penyerangan ini berawal saat sekelompok remaja yang berada di pekarangan kost mahasiswa melakukan pesta lem. Salah seorang penghuni kost yang melihat hal itu berusaha menegur mereka.

Namun, teguran itu malah membuat para remaja itu berang dan menantang penghuni kost sambil menghunuskan sebilah senjata tajam berupa badik.

Mahasiswa yang tidak menerima mendapat ancaman kelompok remaja itu langsung melakukan pemukulan dan mengusir kelompok remaja itu. Juga melarang mereka menggunakan lem di pekarangan kost mereka.

Halaman 2

Merasa terdesak, kelompok remaja itu langsung membubarkan diri. Namun, selang beberapa jam kemudian, sekitar 20-an remaja bersenjatakan senjata tajam dan busur melakukan penyerangan terhadap para penghuni yg berada di dalam rumah kost.

Mereka juga merusak sepeda motor yang terparkir dalam pekarangan kost mahasiswa. Warga sekitar yang melihat kejadian itu berusaha melerai aksi itu dan meminta para pelaku segera pulang ke rumahnya masing-masing.

Selang beberapa menit kemudian, aparat dari Mapolsekta Rappocini dan Mapolsekta Tamalate tiba di lokasi kejadian. Namun para remaja pelaku aksi penyerangan sudah melarikan diri.

Akhirnya, petugas mengarahkan warga untuk membubarkan diri dan pulang ke rumahnya masing-masing. Sementara para remaja yang melakukan penyerangan sudah diidentifikasi dan dalam pencarian pihak aparat.

Menurut informasi penghuni kost yang ditemui, kelompok remaja yang kerap berpesta lem (ngelem) di pekarangan kost sudah sering terjadi. Bahkan beberapa barang milik penghuni kost kerap diambil oleh mereka.

Halaman 3

“Kami sudah sering menegur mereka. Tapi tidak pernah dihiraukan. Bahkan barang-barang kami juga diambil mereka kalau usai pesta lem,” tutur salah seorang penghuni kost yang enggan disebutkan namanya.

Kasus penyerangan kost mahasiswa itu kini dalam penanganan pihak aparat Mapolsekta Rappocini. Akibat kejadian itu, ditaksir kerugian mencapai jutaan rupiah.

 

Reporter: Memed – Go Cakrawala

Tags:

BACA JUGA