Warga yang ikut terlibat dalam aktivitas menanam yang diadakan oleh Komunitas Makassar Berkebun, Minggu (18/10). Di antaranya juga terlihat anak-anak. (Foto: Iskandar Achmad/GoSulsel.com)

Tanam & Nikmati Sayur Segar Bersama Komunitas Makassar Berkebun

Minggu, 18 Oktober 2015 | 15:07 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Iskandar Achmad - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Para anggota komunitas Makassar Berkebun berkumpul di sebuah rumah di Jalan Cokonuri (samping Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Makassar di Jalan Sultan Alauddin). Di sana, tepatnya di halaman rumah, mereka melakukan aktivitas menanam sekaligus memanen hasil berkebun mereka sebelumnya sejak pukul 7 pagi hingga sore. Konsep yang digunakan adalah menanam di atas bedengan.

Kegiatan ini adalah bagian dari Akademi Berkebun untuk menyambut hari ulang tahun ke-4 komunintas ini. 2 pekan lalu, Jumat (10/10), para peserta akademi ini hanya diajarkan teori. Nah, hari ini mereka melakukan praktek.

Terlihat ada sekitar 20-an orang yang ikut aktif menanam di rumah itu. Sebagian adalah warga di sekitar situ, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kehadiran mereka tak lain karena salah satu program dari komunitas ini adalah mengedukasi masyarakat.

“Kita dari Komunitas Makassar Berkebun ini melakukan kegiatan berkebun bersama warga seminggu sekali. Kami juga tidak hanya berkebun tapi juga panen di sini dan hasil panennya kita masak dan makan bersama. Di sini juga ada beberapa jenis tumbuhan dan sayuran yang kita tanam. Mulai dari sawi, bayam, kangkung, cabe, jintan, selada, tomat, terong, dan daun mint,” kata Asriadi, Anggota Makassar Berkebun.

Tak hanya “virus berkebun” yang coba ditularkan oleh para penggiat komunitas ini. Tapi juga kebersamaan.

“Iya, jadi teman-teman di sini yang ikut berkebun itu sambil menanam juga akan memanen hasil kebun seperti kangkung, bayam, dan selada. Setelah memanen hasilnya, itu akan dimasak dan dimakan bersama,” tutur Asriadi kepada GoSulsel.com, Minggu (18/10).

Halaman 2
Hasil panen yang dimasak dan dimakan bersama. (Foto: Iskandar Achmad/GoSulsel.com)

Hasil panen yang dimasak dan dimakan bersama. (Foto: Iskandar Achmad/GoSulsel.com)

Kegiatan rutin di rumah ini diadakan secara rutin oleh komunitas Makassar Berkebun. Kegiatan ini seakan ingin mematahkan asumsi bahwa kota yang telah kian sempit lahan tanamnya sudah tak bisa lagi dipakai menghasilkan pangan.

“Kami di sini mengajak masyarakat untuk berkebun di ruang yang padat penduduk ini. Jadi, siapa bilang berkebun di kota itu susah? Kita bisa berkebun di halaman rumah karena konsep untuk penanamannya itu banyak, mulai dari konsep bedengan veltikultur, dan banyak lagi,” tandas Asriadi.