#

Bocah SD yang Dianiaya Tukang Bentor Masih Shock & Trauma

Senin, 19 Oktober 2015 | 20:46 Wita - Editor: gun mashar - Reporter: Memed Slamet - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Seorang bocah SD dianiaya tukang bentor dan dirampas HP nya, disekitaran Jl Adhyaksa. Hingga saat ini kondisi sang bocah masih trauma dan shock.

“Korban masih shock dan trauma. Kini masih dirawat di RS Bhayangkara,” ujar Kanitreskrim Mapolsekta Panakkukang, AKP Warfah kepada wartawan, Senin (19/10/2015).

Kejadian yang menimpa bocah malang ini berawal saat ia pulang sekolah, sekitar pukul 13.00 Wita, Senin (19/10/2015). Dari keterangan ibunya bernama Hj Kasma (49), bocah ini dipaksa naik bentor oleh tukang bentor yang sudah berumur dan menggunakan jaket warna merah. Lantaran takut, ia terpaksa naik ke bentor dan dibawa menuju ke Jl Adhyaksa tak jauh dari lampu merah Jl Boulevard.

“Pulang sekolah saya dipaksa naik bentor baru nabawaka ke tanah kosong. Baru na ambilki handponeku, tapi nda mauka kasi jadi langsung napukulka,” ujar Kasma menirukan ucapan anaknya.

Halaman 2

Di tempat yang agak sepi, korban lalu dipaksa menyerahkan ponsel merk Sony yang dibawanya. Namun, karena si bocah melawan, pelaku lalu mencekiknya dan berusaha melakukan pencabulan. Korban yang terus melawan membuat pelaku urung mencabuli, namun menganiaya si bocah hingga mukanya penuh lebam. Handphone si bocah pun dirampasnya.

Selanjutnya, korban ditinggalkan sendiri dengan wajah yang lebam. Warga sekitar yang melihat kondisi korban segera melaporkan kejadian itu ke Mapolsekta Panakkukang. Selang beberapa menit kemudian petugas tiba di lokasi dan membawa korban ke RS Bhayangkara setelah menghubungi keluarga korban.


BACA JUGA