BNI Masih Sosialisasi Tap Cash di Makassar

Rabu, 28 Oktober 2015 | 19:30 Wita - Editor: Chaerul Fadli - Reporter: Sutriani Nina - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) Wilayah Makassar masih mensosialisasikan Tap Cash di Makassar sebagai upaya memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. BNI sudah merilis alat transaksi nontunai ini di Jakarta dan Bali, beberapa waktu lalu.

“Jakarta dan Jawa sosialisasinya kelar. Masyarakat di sana sudah bisa menggunakannya, walaupun hanya beberapa tempat saja yang bisa pakai untuk bertransaksi. Kan (Makassar) baru mau sosialisasi bersama BI dan bank lainnya,” ujar Pimpinan Wilayah BNI Makassar Slamet Djumantoro, Rabu (28/10/2015).

Tap Cash juga digadang mengurangi penyebaran uang tunai dan sebagai Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dari program Bank Indonesia.

“Olehnya itu, dengan kehadiran Tap Cash, dapat mengurangi biaya cetak uang dan merupakan awal dari upaya efesiensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia kepada seluruh perbankan untuk menggalakkan GNNT,” jelasnya.



Halaman 2

Alat pembayaran ini dapat digunakan di beberapa merchant, seperti Indomaret, Alfamart, maupun Alfamidi.

Dukungan transaksi nontunai juga telah dilakukan Bank Indonesia (BI) dengan menggandeng sejumlah perbankan nasional dan lokal untuk sosialisasi di beberapa sekolah di Makassar.

“Penggunaan alat transaksi nontunai ini akan sangat menguntungkan dan lebih efisien dilakukan. Negara juga diuntungkan karena bisa menghemat pembuatan uang cash,” jelasnya.

Slamet menjelaskan, alat transaksi yang digunakan sejak lama hingga saat ini, seperti material logam dan uang kertas serta tinta lainnya, itu didatangkan langsung dari beberapa negara, seperti Australia.

“Untuk material uang Rp 100 ribu, didatangkan langsung dari Australia karena kualitas kertas serta material lainnya itu lebih bagus. Namun, mencetak uang tunai itu harus melalui proses yang besar,” katanya.


BACA JUGA