Kuah soto yang menggenangi Bubur Ayam Samarinda. (Foto: Iskandar Achmad/GoSulsel.com)

Sensasi Kuah Soto dalam Semangkuk Bubur Ayam Samarinda

Kamis, 29 Oktober 2015 | 08:38 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Iskandar Achmad - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Bubur Ayam Samarinda bisa jadi salah satu pilihan sarapan Anda pagi ini. Rasanya gurih dan sangat pas berpadu dengan berbagai isiannya.

Sajian ini bisa Anda temui di Warung Bubur Ayam Samarinda yang terletak di Jalan Landak Baru No 108 (di belakang RM Lesehan Pak Daeng). Bubur ini begitu berbeda dengan bubur ayam yang lain karena digenangi kuah soto.

“Awal mulanya Bubur Ayam Samarinda ini terinspirasi dari Kaltim (Kalimantan Timur) dan saya coba buka bubur ayam di sini. Ini baru buka bulan Maret kemarin dan allhamdulillah disukai oleh warga di sini. Bedanya, bubur ayam ini dengan yang lain itu kalau bubur ayam ini berkuah dan ditambahkan emping sama tomat,” kisah Herni Tarru, pemilik bubur ayam samarinda, kepada GoSulsel.com, Selasa (27/10/2015).

Tapi kalau untuk isian, bubur ayam ini sama saja dengan bubur ayam yang lain.



Halaman 2

“Untuk isiannya, ada bubur, ayam suir, telur, hati ayam, ampela. Tapi untuk tambahannya yang agak sedikit berbeda itu ada emping, tomat, dan kuah soto. Ini ciri khas untuk Bubur Ayam Samarinda,” lanjut Herni Tarru.

Cukup dengan Rp 15 ribu, Anda sudah bisa menikmati sensasi kuah soto dalam bubur ayam yang tak ada duanya di Makassar. Warung yang buka tiap hari sejak pukul 8 pagi hingga pukul 11 atau hingga buburnya habis ini sudah punya pelanggan setia. Mereka berasal dari semua kalangan. Mulai dari orang kantoran, anak sekolah, warga yang lain.