Ilustrasi

Ugal-ugalan Mengantar Jenasah, Warga Panakkukang Dikeroyok Temannya

Jumat, 30 Oktober 2015 | 09:11 Wita - Editor: Chaerul Fadli - Reporter: Memed Slamet - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Aco Mansyur (20) dikeroyok teman-temannya yang bersenjatakan parang dan busur di Jl Perdamaian, Panakkukang, sekitar pukul 23.00 Wita, Kamis (29/10/2015).

“Kami sudah mengambil keterangan dari saksi dan korban. Sementara para pelaku pengeroyokan yang saat ini sudah menghilang akan kami kembangkan guna proses penyidikan lebih lanjut” ujar Kanitreskrim Mapolsekta Panakkukang, Ajun Komisari Polisi (AKP) Warfah.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kasus pengroyokan ini berawal saat pengantaran jenasah di daerah Pagentungang, Kabupaten Gowa. Aco dianggap ugal-ugalan di jalan saat mengantar jenasah.

Ia diduga memukul kendaraan yang berada di sekitar Jl Pagentungang, siang kemarin.



Halaman 2

Warga Jl Pagentungang pun marah dan menghadang rombongan pengiring jenasah saat kembali ke Makassar. Akibatnya, beberapa pengiring jenasah diamuk warga sekitar.

Tiba di Makassar, para pengiring yang menjadi korban pengeroyokan warga menyalahkan Aco Mansyur. Mereka melakukan aksi penyerangan terhadap Aco di rumahnya.

Akibatnya, Aco mengalami luka memar, paha dalam terkena parang, dan betis kiri tertancap anak panah. Selain mengalami luka-luka, motor korban juga dirusak para pelaku.

Usai melakukan aksi, para pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban langsung dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo yang selanjutnya dirujuk ke RS Labuang Baji guna perawatan medis akibat luka yang dideritanya.