Societeit de Harmonie
Suasana di serambi depan Societeit de Harmonie Makassar pada satu malam. (Foto: saintjimpe.blogspot.com)

Cengkerama Seni Tatkala Malam di Serambi Societeit de Harmonie Makassar

Kamis, 05 November 2015 | 14:32 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Andi Dahrul Mahfud - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Ketika malam tiba, Makassar tampak elok dengan cahaya temaram dari lampu jalan dan kendaraan yang berlalu-lalang. Udara yang cukup sejuk buat warga dan pengguna jalan lebih banyak memilih menghabiskan waktu di pinggir jalan kota.

Serambi depan salah satu gedung peninggalan Belanda, Societeit de Harmonie, yang terletak di Jalan Riburane ini salah satunya. Lokasi ini kerap ramai di malam hari sebab para seniman berkumpul di tempat ini hingga dinihari.

“Di sini enak ngobrol. Di sini kita bisa share soal yang berbau seni seperti puisi, alat musik, serta ragam seni dan budaya lainnya,” ujar Ibo, warga yang sedang menjalani malam di tempat ini, kepada GoSulsel.com, Senin (02/11/2015).

Malam hari di area ini dijual berbagai kuliner tradisional mulai dari sarabba, teh susu, kopi, pisang goreng, ubi goreng, hingga mi instan. Harganya pun sangat murah, cukup dengan Rp 12 ribu saja, pengunjung bisa menghabiskan waktu hingga larut malam.

Halaman 2

“Harganya murahji, palingan modal Rp 12 ribu jeko datang bisa meko lama duduk-duduk. Kalau mauko nginap lagi iyya bisaji,” ujar Mace (panggilan akrab bagi ibu-ibu penjual makanan) Salma, sambil nyengir kepada GoSulsel.com.

Mace Salma mulai berjualan di tempat ini sekitar tahun 2007 hingga saat ini. Sebab itu, sudah banyak pengunjung yang mengenalnya. Apalagi selera humornya yang mampu membuat suasana hening jadi ramai.


BACA JUGA