Ilutrasi

Waspada! Curanmor Kian Marak di Kampus

Senin, 16 November 2015 | 21:17 Wita - Editor: adyn - Reporter: Memed Slamet - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com –  Aksi pencurian kendaraan bermotor dalam kampus sepekan ini kian meningkat. Seperti di Kampus UMI, baru-baru ini seorang mahasiswi Fakuktas Agama bernama Jumriah (17),  warga Dusun Bentengnge, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai. Kehilangan motor pada hari Senin (16/11/2015), sekitar pukul 12.10 Wita.

Kendaraan korban dengan merek Yamaha Mio Sporty DD 3218 ZJ warna hitam bernomor rangka MH328D40DBJ528507, nomor mesin 28D3528557 diparkir dalam kampus dekat Fakultas Agama dengan motor terkunci leher sudah tidak berada ditempatnya lagi. Korban melaporkan kasus tersebut di Mapolsekta Panakkukang.

Sebelumnya kasus yang sama juga dialami oleh mahasiswa lainnya masing-masing Syahriani (23), warga jalan Toddopuli 10, Perumahan Puri Raya dari Fakultas Ekonomi dan Rizki Ridianto (20), warga BTP Blok M No 42, dari Fakultas Agama, hilang di parkiran kampus hijau ini.

Diawali motor milik Syahriani yang diparkir sekitar pukul 10.30 Wita, pada hari Jumat 6 November 2015, di koridor dekat Fakultas Ekonomi disusul motor milik Rizki yang terparkir di bagian belakang tak jauh dari Fakultas Agama sekitar pukul 11.00 Wita.

Halaman 2

Menurut keterangan Syahriani, motor Yamaha Mio warna merah marun bernomor polisi DD 5592 NF, dengan nomor rangka MH328D40DCJ670632 dan nomor mesin 28D3870410, diparkir dalam keadaan terkunci leher. Selanjutnya korban masuk kedalam ruang kuliah selama beberapa jam, namun korban kaget tatkala keluar dari ruang kuliah, dia tidak melihat lagi motornya terparkir ditempat semula.

Ironisnya, selang setengah jam kemudian, satu unit motor milik rekannya juga hilang pada hari yang sama. Dimana motor jenis yang sama milik Rizki bernomor polisi DP 3869 GM, dengan nomor rangka MH32BJ003EJ611501 dan nomor mesin 2BJ511611, juga dalam kondisi terkunci leher juga hilang dari tempat parkir. Selanjutnya kedua korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsekta Panakkukang. Ditaksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah. “Saya pikir aman ji. Soalnya ada security dan banyak motor yang terparkir. Anehnya dalam sehari dan hanya selang setengah jam saja dua motor dicuri” tutur korban Syahriani kepada Go Sulsel.

Dugaan sementara komplotan pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) dalam kampus UMI ini lebih dari satu orang. “Kami sudah terima laporannya dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut” urai Kanitreskrim Mapolsekta Panakkukang IPTU Warpa. (*)


BACA JUGA