Ilustrasi

2 Wartawan Dipukul Polisi di Kampanye LHD-Azas

Rabu, 02 Desember 2015 | 18:37 Wita - Editor: Baharuddin -

Halaman 1

Soppeng Gosulsel.com – 2 Wartawan media cetak dipukul oknum anggota Polsek Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Andi Sadike di kampanye akbar Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Soppeng, Lutfi Halide – Andi Zulkarnain Soetomo (LHD Azas), Selasa (2/12/2015). Jurnalis yang dipukul yakni, Jumardin Nurdin (Koran SINDO) & Abd Azis (Tribun Timur).

“Saya dipukul saat sedang mengambil gambar kampanye di pinggir jalan lapangan Lapangan Gasis, Jl Pemuda, Kecamatan Lalabata. Polisi itu memukul dari belakang dan menyuruh saya turun ke lapangan,” kata Jumardian, saat dimintai komentar, usai insiden pemukulan.

Jurnalis Koran SINDO itu mengatakan, selain pemukul, polisi itu juga marah-marah & meminta namanya di catat.

“Catat nama saya, saya pengamanan di kampanye ini,” kata Jumardin menirukan.

Senada dikatakan, Abd Azis, aksi pemukulan polisi itu saat dirinya sedang ambil gambar (video) suasana kampanye LHD-Azas di atas trotoar, Jl Pemuda, tiba-tiba oknum polisi bernama Andi Sedike mendorong saya untuk turun ke lapangan Gasis. Katanya “Tidak boleh ambil gambar di situ,”.

Halaman 2

Dia mengatakan, meski sudah memperlihatkan identitas, namun polisi itu tetap pemukul. “Saya sudah bilang saya wartawan dari Tribun, namun polisi ini bilang kenapa memang kalau wartawan. Saya kemudian di dorong lagi dan dipukul sebanyak 2 kali di bagian belakang,” ujarnya.

Setelah kejadian pemukulan itu, Azis kemudian dipanggil oleh Kapolres Soppeng bersama dengan polisi pelaku pemukulan naik ke mobil Dalmas untuk bicara.

“Dihadapan Kapolres saya bilang, saya akan laporkan polisi ini ke Polda Sulselbar,” katanya. Setelah turun dari mobil, oknum polisi itu malah mengancam.

“Setelah turun polisi itu mengancam akan membunuh saya, sambil memperagakan tangannya menggorok lehernya. Silahkan lapor polisi, ” tutur Azis.

 


BACA JUGA