ilustrasi

PWI Soppeng Laporkan Pemukulan Wartawan ke Polisi

Rabu, 02 Desember 2015 | 19:32 Wita - Editor: Chaerul Fadli -

Soppeng, Gosulsel.com – Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Soppeng, FAS Rachmat mendampingi pelaporan kasus pemukulan tiga wartawan di Soppeng, Rabu (2/12/2015). Ia didampingi sejumlah wartawan yang melakukan peliputan di lokasi kampanye salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati setempat.

Tiga wartawan itu, Buriadi Abu dari Media Inspirasi, Jumardin Nurdin dari Koran Sindo, dan Abdul Azis Alimuddin wartawan Tribun Timur. Mereka melaporkan anggota Polsek Lilirilau A Sadike ke Polres Soppeng.

“Saya dipukul saat sedang mengambil gambar kampanye di pinggir jalan lapangan Lapangan Gasis, Jl Pemuda, Kecamatan Lalabata. Polisi itu memukul dari belakang dan menyuruh saya turun ke lapangan,” kata Jumardian, saat dimintai komentar, usai insiden pemukulan.

Jurnalis Koran SINDO itu mengatakan, selain pemukul, polisi itu juga marah-marah & meminta namanya di catat. “Catat nama saya, saya pengamanan di kampanye ini,” kata Jumardin menirukan.

Senada dikatakan, Abd Azis, aksi pemukulan polisi itu saat dirinya sedang ambil gambar (video) suasana kampanye LHD-Azas di atas trotoar, Jl Pemuda, tiba-tiba oknum polisi bernama Andi Sadike mendorong saya untuk turun ke lapangan Gasis. Katanya, “Tidak boleh ambil gambar di situ.”(*)

Tags:

BACA JUGA