foto: Nasruddin/GoCakrawala

Gelar Bangsawan Bone untuk Kapolri Diprotes

Kamis, 03 Desember 2015 | 13:41 Wita - Editor: Chaerul Fadli - Reporter: Nasruddin - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Pemberian gelar kebangsawanan kepada Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti oleh Bupati Kabupaten Bone Andi Fashar Padjalangi menuai protes. Aliansi Mahasiswa Bone Bersatu (AMBB) menilai Fashar sewenang-wenang memanfaatkan jabatannya untuk memberikan gelar Andi Temu Padang Petta Tike untuk Badrodin.

Mereka berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sulsel, Jl Urip Sumiharjo, Kamis (3/12/2015). “Kapolri itu bukan orang Bone. Sementara pemberian penghargaan itu hanya untuk keturunan kerajaan Bone,” ujar kordinator aksi Zulfikar.

Ia juga menilai pemberian gelar kehormatan itu sebagai penindasan budaya masyarakat Bone. Massa meminta bupati Bone untuk mencabut gelar itu. Selain itu, mereka juga meminta Badrodin meminta maaf kepada masyarakat Bone.

Tuntutan massa diterima legislator DPRD Sulsel, Imbar Ismail. “Sepengetahuan saya, setiap pejabat yang menjadi tamu di daerah biasanya itu diberi gelar kebangsawanan sebagai bentuk penghargaan dan keakraban. Tetapi dengan kalau adek-adek (AMBB) mempersoalkan, yah, kami akan bawa aspirasinya ini ke pimpinan dewan agar dapat ditindak lanjuti,” jelasnya.(*)

Tags:

BACA JUGA