Ilustrasi

Kepala Toko Indomaret Galesong Tewas Diparangi

Rabu, 09 Desember 2015 | 01:05 Wita - Editor: Nandar - Reporter: Memed Slamet - Go Cakrawala

Halaman 1

Takalar, GoSulsel.com – Seorang karyawan toko yang menjabat sebagai Kepala Toko Indomaret di Dusun Panrannuanta, Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, tewas bersimbah darah di dalam toko, Selasa (08/12/2015) sekitar pukul 8 malam.

Korban atas nama Salahuddin bin Daeng Tiro (21), Kepala Toko Indomaret, warga Romang Sapiria, Desa Parasangan Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, menghembuskan nafas terakhirnya di dalam toko itu akibat kehabisan darah dan luka tebasan parang di beberapa bagian tubuhnya.

Dari informasi yang dihimpun, menyebutkan, korban dibunuh oleh rekannya sendiri bernama Udin (25), warga Desa Sawakong, Kecamatan Galesong Selatan yang berprofesi sebagai Karyawan Teknisi Indomaret.

Kejadian itu diketahui oleh 2 karyawan Indomaret yang berada di dalam toko. Ke-2nya masing-masing Asdar dan Sri Astuti. Saat itu ke-2nya melihat pelaku tiba-tiba masuk ke dalam toko dan melihat korban yang sementara menata barang. Entah apa sebabnya, saat itu juga pelaku mendekati korban dan langsung menikam korban dengan menggunakan parang.

Melihat hal itu, ke-2 saksi ketakutan dan berlari ke luar meminta tolong kepada warga sekitar. Sementara pelaku yang melihat korbannya terjatuh tak sadarkan diri langsung keluar dari toko Indomaret. Ia lantas melarikan diri bersama rekannya yang sudah berada di luar toko dengan menggunakan sepeda motor.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada kedua pergelangan tangan, luka robek pada pelipis, dan luka perut tembus sampai punggung dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Halaman 2

Pihak aparat Mapolres Takalar yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat guna visum. Sementara pelaku pembunuhan masih dalam proses pengejaran petugas. Dan hanya selang beberapa jam pelaku berhasil diringkus oleh Tim Resmob Polres Takalar dan kini dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Waktu sudah menganiaya korban, pelaku langsung kabur ke arah selatan. Tapi saya sudah ditelepon oleh polisi dari Takalar. Kalau pelaku sudah ditangkap barusan,” terang Asdar, rekan korban saat dikonfirmasi melalui telepon.(*)