Ilustrasi
#

Pasca Pilkada, Situasi Tana Toraja & Torut Masih Aman

Jumat, 11 Desember 2015 | 12:25 Wita - Editor: Chaerul Fadli - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Toraja, GoSulsel.com – Situasi pasca Pilkada di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara masih aman. “Sejauh ini dua daerah yang kami amankan masih dalam keadaan aman. Ini karena kami telah lakukan pelarangan dan himbauan untuk Paslon yang dinyatakan menang versi survei tidak melakukan konvoi dan arak-arakan,” kata Kapolres Tator, AKBP Arief Satrio, Jumat (11/12/2015).

Pihaknya berharap, pasangan calon dan tim suksesnya bisa menahan diri. Jika menemukan pelanggaran atau keberatan untuk menempuh jalur hukum yang telah ada, serta menunggu perhitungan akhir dari KPU masing-masing daerah.

“Kami akan bekerja sampai selesai pengumuman hasil rekapitulasi suara di tingkat KPUD. Selama ini, daerah ini dicap sebagai zona merah, namun kami semua berhasil membuktikan kalau Pilkada di sini bisa berlangsung aman tanpa gangguan,” ujarnya.

Saat ini, ada 690 personil kepolisian disiagakan melakukan pengamanan di dua kabupaten ini. Dengan rincian, 316 Polres Tator, 108 Brimob Polda, 12 Jihandak Polda, dan 182 BKO dari Polres mamasa, Palopo, Enrekang, dan Sidrap, serta ratusan personel dari TNI.

Berdasarkan data Rekapitulasi suara formulir Model C1 KPUD, di Toraja Utara pasangan Kalatiku Paembonan-Yosia Rinto Kadang 54,02 persen dan Frederik Batti Sorring-Frederik Buntang Rombelayuk 45,98 persen dengan data yang masuk 87,79 persen atau 460 dari 524 TPS.

Di Toraja pasangan Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara meraih 42,01 persen suara, Zadrak Tombeg-Jeane Tandirerung 24,99 persen, dan Theofilus Allorerung-Yohanis Lintin Paembongan 33,00 persen dari data masuk 95,28 persen.(*)

Tags:

BACA JUGA