Ilustrasi

Wagub Sulsel Bantah Ekonomi Sulsel Tumbuh Hingga 8,5 persen

Senin, 14 Desember 2015 | 13:06 Wita - Editor: Baharuddin -

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang membantah pernyataan Kepala Perwakilan BI Dadi Aryadi yang memprediksi ekonomi Sulsel tumbuh sampai 8,5 persen. Menurut Agus,  BI terlalu optimistis akan hal itu.

“Tidak apa-apa optimis tapi rasanya terlalu tinggi. Kami memprediksi di 2016 ekonomi Sulsel tumbuh di angka 7,5-7,8 persen saja,” kata Agus pada acara pertemuan tahunan BI berlangsung di kantor BI Jl Jenderal Sudirman, Senin (14/12/2015).

Ia mengatakan, target pertumbuhan ekonomi Sulsel yang disebutkan Agus meningkat sekitar 0,2- 0,5 persen dibandingkan tahun ini. Agus menyebutkan hingga November lalu ekonomi Sulsel bertumbuh di angka 7,3%.

“Angka tersebut sudah lumayan luar biasa melihat ekonomi nasional yang hanya tunbuh di angka 4 persen. Artinya Sulsel sudah bertumbuh signifikan,” jelas Agus.

Pertumbuhan ekonomi tersebut kata Agus telah ditunjang oleh beberapa aspek misalnya dengan adanya pembentukan tim pengendali inflasi daerah (TPID). “Sejak dibentuk TPID pertumbuhan PDRB inflasi sulsel terus stabil,” ujarnya.

Halaman 2

Selain itu lanjutnya lagi dilakukannya ekspor tiga kali lipat pada Agustus lalu juga menjadi salah satu aspek yang mendukung pertumbuhan ekonomi Sulsel memasuki triwulan III tahun ini.

Agus menyebutkan ekspor tiga kali lipat tersebut menyebabkan terjadinya penghematan handling biaya. Sebab, pengiriman ekspor tersebut langsung dikirim ke negara tujuan.

“Kita berhasil melakukan pelayaran langsungvke Hongkong dan Dili, tidak perlu melaui Jakarta maupun Surabaya lagi,” jelas Agus.

Olehnya itu kata Agus, ekspor tiga kali lipat tersebut akan semakin mendukung kegiatan ekspor di tahun 2016 mendatang.


BACA JUGA