Ilustrasi

2 Mahasiswa Stikes Mega Rezky Jadi Korban Tipu di Jl Urip Sumoharjo

Minggu, 20 Desember 2015 | 06:05 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Memed Slamet - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – 2 mahasiswa dari Stikes Mega Rezky Jurusan Administrasi Rumah Sakit jadi korban penipuan. Modus mereka menggiring korban ke tempat sepi lalu dimintai barang miliknya. Ke-2 korban masing-masing bernama I Wayan Deni (18), warga Jl Toddopuli 6, dan Andi Surya Abdi (18), warga Jl Hertasning Baru, Gowa.

Saat itu ke-2 korban yang berboncengan motor Yamaha Mio Soul warna putih DD 3981 XM, berada di pinggir trotoar di Jl Urip Sumoharjo, depan Kampus UNIBOS, Sabtu (19/12/2015), sekira pukul 22.30 Wita. Mereka sementara menunggu temannya sesama mahasiswa.

Setelah beberapa lama menunggu, bukan rekannya yang datang tapi ke-2 pelaku. Ke-2 penipu itu berboncengan motor Yamaha Mio J warna hitam merah. Dengan sekejap, mereka memepet korban dan menuduh adik korban telah melakukan pemukulan terhadap keluarganya.

“Kata mereka, adik saya sudah memukul keluarganya dan disuruh ikut sama mereka untuk dikasi ketemu dengan keluarganya di Lorong Gajah Mada, depan kantor DPRD Provinsi,” urai korban saat ditemui usai melapor di kantor Mapolsekta Panakkukang.

Korban yang kebingungan akhirnya menuruti kemauan pelaku. Setibanya di Jl Urip Sumoharjo, Lorong Gajah Mada sepi. Ke-2 korban lalu dimintai barang berharganya berupa uang tunai sebesar Rp 350 ribu dan 2 unit handphone masing-masing Oppo R1001 warna hitam dan Samsung lipat warna ungu.

Halaman 2

“Hp dan uang yang diambil pelaku. Katanya akan dijadikan jaminan supaya kami tidak lari,” jelas korban.

Korban baru menyadari jadi korban tindak kejahatan, setelah sekian jam menunggu di tempat yang diarahkan. Namun ke-2 pelaku tak kunjung kembali menampakkan batang hidungnya.

Selanjutnya, ke-2 korban mendatangi Kantor Mapolsekta Panakkukang pada hari Minggu (20/12/2015), sekira pukul 01.00 Wita, guna melaporkan kasus yang menimpanya.

“Ciri-cirinya pelaku yang ambil barang-barang kami orangnya tinggi kurus, berambut agak gondrong, dan berkulit putih. Sedangkan temannya bertubuh gemuk, agak pendek dan berkulit putih,” terang korban di depan anggota Ka Jaga Mapolsekta Panakkukang Aiptu Yusuf.

Halaman 3

Sejauh ini, pihak aparat masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait kasus itu.

“Kami sudah menerima laporan korban dan akan tetap dilakukan proses penyelidikan dan pengembangan anggota di lapangan. Saya menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk tindak kejahatan jelang ahun baru dan musim penghujan ini. Setidaknya agar semakin meningkatkan kewaspadaan,” imbau Kanitreskrim Mapolsekta Panakkukang IPTU Warpa.(*)


BACA JUGA