Gempa Takalar, Bendungan Bili-Bili
Kondisi Bendungan Bili-Bili, Rabu (23/12/2015). (Foto: Muhammad Seilessy/GoSulsel.com)
#

Pasca Gempa, Ini Keterangan Tentang Kondisi Bendungan Bili-Bili

Rabu, 23 Desember 2015 | 15:14 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Seilessy - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com – Warga Makassar yang digemparkan dengan Broacasting di media sosial (Medsos) tentang retaknya bendungan Bili-Bili dibantah oleh petugas keamanan setempat.

“Informasi tidak benar itu, kondisi bendungan masih aman, saya dari malam masih bertugas disini tapi tidak ada apa-apa,” kata Satpam DAM Bili-Bili, Daeng Tompo saat ditemui di lokasi Bendungan Bili-Bili, Gowa, Rabu (23/12/2015).

Daeng Tompo mengatakan, kondisi bendungan yang dibangun sejak tahun 1994 ini memiliki ketinggian 175 Meter dengan lebar 500 Meter sangat sulit untuk bisa retak, karena memiliki  ketahanan yang luar biasa, karena dengan bahan bebatuan pilihan yang bersifat padat.

“Ini bukan batu sembarang, sehingga sulit untuk diretakkan,” ujarnya.

Menurut dia, dalam kondisi cuaca yang terus diguyur hujan beberapa hari terakhir ini, tidak mempengaruhi debit air di bendungan Bili-Bili.” Waktu kemarin terus aja, kondisi air disini masih dibawah normal,” tambahnya.

Halaman 2

Sementara, salah seorang warga sekitar bendungan, Kasmawati mengaku kaget dengan adanya informasi yang menggegerkan masyarakat kota Makassar terkait retaknya bendungan Bili-Bili.

” Saya saja baru dengar kalau informasi di Makassar bendungan Bili-Bili retak, Saya orang saja orang sini, saya tidak dengar. Tidak benar itu,” ungkapnya.(*)

Halaman 3
Warga foto selfie di lokasi bendungan DAM Bili-bili.

Warga foto selfie di lokasi bendungan DAM Bili-bili.

Halaman 4
Bendungan Bili-Bili.

Bendungan Bili-Bili.


foto bendungan 3
Bendungan Bili-Bili.
foto bendungan 2
Warga foto selfie di lokasi bendungan DAM Bili-bili.
foto bendungan 2