Ilustrasi

Cuaca Buruk, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik di Sinjai

Jumat, 25 Desember 2015 | 14:13 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Baharuddin - GoSulsel.com

Halaman 1

Sinjai, GoSulsel.com – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sinjai mulai merangkak naik. Ini dipicu karena cuaca buruk sehingga berdampak pada berkurangnya pasokan ke pedagang.

“Buruknya cuaca sepekan terakhir membuat pasokan kebutuhan pokok berkurang ke pedagang,” kata Rasina, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Jumat (25/12/2015).

Pantauan di Pasar Sentral Kecamatan Sinjai, sekitar pukul 11.00 Wita, sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, mulai sayur kangkung, bayam, sawi, telur, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Kenaikan harga sayur-sayuran mengalami kenaikan seperti kangkung Rp 2.000 per ikat kini jadi Rp 4.000 per ikat. Bayam Rp 2.500 kini Rp 3.500. Labu juga mengalami kenaikan dari Rp 2.500 kini jadi Rp 3.500.

Wortel pekan lalu hanya Rp 10 ribu kini jadi Rp 20 ribu.

Halaman 2

“Kemungkinan harga kebutuhan pokok ini masih bisa bergerak naik. Ini karena hujan semakin turun sehingga pasokan semakin berkurang,” ujar Ambo, kata pedagang lainnya di Sinjai.

Kemudian, beras kualitas sedang juga naik harganya Rp 7.000 per liter, kini jadi Rp 7.500 per liter. Beras Bramo naik Rp 8.000 per liter kini naik menjadi Rp 8.500 per liter, sementara beras kepala harga Rp 8.500 per liter kini jadi Rp 9.000 per liter.

“Puncak pergerakan harga ini mencapai puncaknya awal Januari 2016,” ujar dia.(*)