Logo DPRD Makassar
Ilustrasi

Kunker Akhir Tahun, DPRD Makassar Hamburkan Anggaran 1/2 Miliar

Minggu, 27 Desember 2015 | 17:51 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Syafruddin - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com – Penghujung akhir tahun 2015,Lima puluh Legislator  DPRD Kota Makassar, kembali lakukan perjalanan dinas di luar Sulawesi. Kunker ini menghabiskan anggaran setengah miliar selama 5 hari.

Sekretaris DPRD Kota Makassar, Adwi Awan Umar mengungkapkan,dalan perjalanan dinas ini setiap anggota dewan mendapatkan jatah anggaran Rp 9-10 juta rupiah untuk biaya tiket, transportasi,akomodasi, dan uang saku selama perjalanan. Sementara untuk empat unsur pimpinan dewan mendapatkan jatah anggaran perjalanan Rp 13 juta rupiah.

“Kalau diakumulasi total anggaran yang dipakai 46 dewan sebesar Rp 460 Juta,sementara untuk 4 unsur pimpinan sebesar Rp 52 juta rupiah. Sehingga secara keseluruhan berkisar Rp 512 Juta rupiah. Anggaran ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), “ucap,Adwi Umar, melalui via ponsel, Minggu (27/12/2015).

Selain itu,kata Adwi Umar,dalam perjalanan dinas 50 legislator itu juga didampingi oleh 20 staf sekretariat dewan yang juga  menggunakan anggaran sebesar Rp 140 juta rupiah. Pasalnya,keberadaan staf pendamping itu dianggp sangat dibutuhkan yang bertugas  melayani keperluan legislator selama perjalanan dinas.

“Dalam menyusun agenda perjalanan,20 staf pendamping itu dibagi empat komisi masing masing empat sampai lima orang,”ujarnya.

Halaman 2

Sementara itu,Wakil Ketua DPRD Makassar, Indira Mulyasari mengaku, perjalanan dinas ini merupakan bagian dari agenda kerja tahunan yang sudah disepakati melalui Badan Musyawarah(Bamus) dimana bertujuan memperkaya pengetahuan legislator terkait fungsi di bidang legislasi.

“Kunjungan kerja ini juga  terkait rancangan produk hukum yang tengah dibahas ataupun akan disusun di 2016,”jelasnya.

Meski demikian,Indira mengaku,untuk pertama kalinya gedung DPRD Kota Makassar kosong sebab semua legislator melakukan perjalanan dinas akhir tahun.

“Selama masa perjalanan dinas DPRD Makassar kosong,Namun itu bukanlah masalah karena kami juga telah meminta ijin pak Gub,”terangnya. (*)