Balaikota Makassar.

Pemkot Makassar Alokasikan Dana Rp 15 M Benahi TPA Antang

Senin, 28 Desember 2015 | 19:47 Wita - Editor: Nandar - Reporter: Andi Dahrul Mahfud - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdan Pomanto mengaku infrastruktur akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang tidak memadai, oleh karena itu ia mengaku tahun 2016 pihaknya telah menganggarkan 10 Miliyar khusus pembenahan infrastruktur TPA, dan 5 Miliyar untuk pembebasan lahan.

Pasca libur panjang perayaan Maulid Nabi Muhammad, dan Hari Raya Natal, membuat produksi sampah masyarakat kota Makassar meningkat, akibatnya dibeberapa titik jalan di kota terlihat sampah yang tertumpuk. Wali kota Makassar mengaku akan membuat jalan khusus akses ke TPA.

“TPA kita masih bisa sekitar 20 tahun kedepan. Sekarang yang persoalan adalah infrastruktur di TPA selama ini yang tidak ada pembiyayaanya tahun depan sudah ada, kita punya 10 miliyar untuk pembenahan, termasuk pagar, Jalan dan service-service mobil Tangkasaki’ dan pembebasan lahan itu 5 miliyar” Ucap Walikota Makassar Ir. H. Moh. Ramdhan Pomanto, Senin (28/12/2015).

Danny Pamanto sapaan akrab walikota Makassar ini juga mengatakan Akan ada perencanaannya,akan ada tander terbuka, ada ahli-ahli TPA yang terbaik saya minta yang ada di Indonesia bisa terlibat.

“Tapi untuk sementara, saya bikin jalan dulu, karena ini sampah yang bertumpuk di kota bukan tidak mau buang tapi sampah tidak bisa diangkut karena antre kan. Saya minta Asisten I untuk meminta kita buat jalan yang besar. ini sudah mulai ditangani hingga akhir tahun,” Lanjut Danny Pamanto.

Halaman 2

Untuk pembebasan lahan nanti, Danny mengaku akan membeli lahan yang berada di belakang TPA yang ada saat ini.

“Tahun depan kita akan coba dengan sistem plastik dengan disorting empat jenis sampah. Tiga plastik, kertas tidak lagi ke TPA tapi ke Bank Sampah. Yang organik ke TPA” lanjut Danny Pamanto.

Sebelumnya, tim Adipura yang berkunjung ke TPA Antang melarang keras adanya hewan yang berkeliaran di TPA. Danny sendiri mengakui hal tersebut dan mengaku akan ditertipakan.

“Kita akan tutup, itulah nanti yang akan kita pagar,” Tegas Danny Pamanto.


BACA JUGA