Ilustrasi

Gagal Masuk Sekolah Pelayaran Barombong, Puluhan Orang Muda Amankan Pelaut

Rabu, 06 Januari 2016 | 07:13 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Memed Slamet - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Sekitar 20 orang muda korban penipuan mendatangi kantor Mapolsekta Tamalate bersama seorang lelaki yang diduga pelaku penipuan bermodus pendaftaran Sekolah Pelayaran bernama Supardi (38), warga Jl Bontomanai Poros Panciro, Kabupaten Gowa. Pelaku yang berprofesi sebagai pelaut ini digelandang oleh para korbannya yang menunggu di rumah istrinya di Jl Barombong, Selasa (05/01/2016) sekira pukul 20.00 Wita. Pelaku pun diterima langsung oleh Ka SPKT Aiptu Itoy Abdullah.

Di depan petugas, puluhan orang muda itu mengaku jika telah jadi korban penipuan yang dilakukan oleh pelaku bersama istrinya bernama Agustina Daeng Singara (25) yang kini buron.

Dari informasi yang dihimpun, diketahui jika puluhan korban pada Oktober 2015 menyerahkan uang kepada kedua pasutri itu dengan setoran uang tunai bervariasi jumlahnya. Uang yang diserahkan oleh korban buat pengurusan masuk ke sekolah pelayaran BP2IP Barombong dan uang untuk berlayar di PT Pelindo Kota Makassar.

Salah seorang korban bernama Muhammad Iswan (21), warga Jl Ballaparang Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, ini menyerahkan uang sebanyak Rp 20 juta kepada pelaku. Awalnya, korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp 15 juta pada Oktober 2015 kemudian di bulan yang sama pelaku kembali meminta uang sebesar Rp 5 juta kepada keluarganya tanpa sepengetahuan korban.



“Saya serahkan uang pertama bulan Oktober tahun lalu Rp 15 juta. Tapi saya baru mengetahui jika keluarga saya menyerahkan uang tambahan Rp 5 juta lagi kepada mereka. Saat itu mereka yang datang ke rumah dan keluarga saya dilarang menyampaikannya kepada saya,” ungkap korban yang ditemui di kantor Mapolsekta Tamalate.

Halaman 2

Puluhan korban ini dijanjikan oleh pelaku masuk di Sekolah BP2IP Barombong Januari 2016 ini. Namun saat para korban mendatangi Sekolah Pelayaran yang dimaksud pelaku, ternyata pendaftaran itu sudah tertutup untuk angkatan pertama DP (Diklat Pertama) 5 Pelaut Ijazah 5 dan Sekolah Pelayaran yang dijanjikan pelaku. Diduga kuat kasus penipuan yang sarat dengan penipuan ini melibatkan orang dalam di BP2IP Barombong.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang korban yang mengatakan jika untuk pengurusan orang dalam dari pihak BP2IP Barombong.

“Saya diberitahu kalau untuk orang di BP2IP ada namanya ibu Erna yang juga mendapat uang suap dari pelaku,” urai salah seorang korban.

Hal itu juga dibenarkan oleh pelaku Supardi, si pelaut yang baru menikah hampir sebulan dengan Agustina Daeng Singara.

Halaman 3

“Saya menikahi dia tahun kemarin. Dia janda satu anak dan kenal dengan ibu Erna yang katanya bisa mengurus sekolah pelayaran,” aku Supardi.

Sejauh ini pihak aparat masih melakukan penyelidikan serta pengembangan lebih lanjut guna proses lebih lanjut. Ditaksir kerugian para korban mencapai ratusan juta rupiah.(*)

Tags:

BACA JUGA