Logo UNM, UNM
Ilustrasi

Proses Penjaringan Bakal Calon Rektor UNM Kembali Berjalan

Jumat, 08 Januari 2016 | 05:47 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Amiruddin - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM), kembali berjalan setelah proses penjaringan sempat tertunda. Penundaan itu disebabkan ada pihak yang mempertanyakan Permenristekdikti No 1 tahun 2015, Pasal 4 ayat 2 huruf d, saat panitia melakukan sosiaisasi November 2015 lalu. Namun panitia enggan menyebutkan nama yang mempersoalkan pasal itu.

Setelah pihak rektor melayangkan surat permohonan penjelasan mengenai pasal itu ke Kemenristekdikti sejak 21 Desember, barulah pada 31 Desember penjelasan mengenai Peraturan itu diterbitkan. Seperti apa yang dijelaskan ketua panitia Pilrek UNM, Prof Dr Amin Rasyid MA, saat ditemui di ruang kerjanya di lantai 5 Gedung Phinisi, Kamis (07/01/2016).

Prof Dr Amin Rasyid MA, mengatakan, proses penerbitan Permenristek Dikti mengenai penjelasan syarat bakal calon rektor yang harus memiliki pengalaman manajerial, minimal pernah menjabat ketua program studi atau nama lainnya, membutuhkan waktu cukup lama.

“Menunggu proses penerbitan penjelasan mengenai Permenristek Dikti berlangsung sejak tanggal 21-31 Desember. Sehingga proses penjaringan bakal calon rektor sempat tertunda selama 2 pekan,” ujar Prof Amin.



Lanjut Prof Amin, setelah panitia menerima penjelasan Kemenristek Dikti, panitia langsung berbenah. Dan melanjutkan proses dengan menerbitkan jadwal baru, yang terbit pada 4 Januari 2016.

Halaman 2

“Pada 11-15 Januari telah dimulai pengembalian formulir kesediaan mengikuti penjaringan dan penyaringan menjadi rektor, sekaligus pendaftaran bakal calon Rektor UNM,” ungkap Prof Amin.

Lebih lanjut Prof Amin mengatakan, meskipun proses penjaringan dan penyaringan telah tertunda. Namun panitia mengusahakan proses pemilihan Rektor oleh Senat UNM tetap bisa dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2016.

“Panitia Pilrek UNM telah menggodok ulang jadwal proses pemilihan. Meskipun ada beberapa jadwal prosesi yang bergeser namun pemilihan rektor oleh Senat UNM tetap pada tanggal 3 Maret,” jelasnya.

Sampai saat ini, menurut Prof Amin, pihaknya belum bisa memastikan siapa-siapa yang akan maju sebagai kandidat. Meski sudah ada beberapa nama yang disebut. Namun itu belum pasti karena belum mendaftar.

“Nanti pada tanggal 11 Januari baru kita bisa lihat siapa yang akan bersedia,” tutur Prof Amin.

Halaman 3

Direktur Pascasarjana UNM, Prof Dr Jasruddin, saat dihubungi Kamis (07/01/2016) malam, mengatakan, bahwa ia sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti proses penjaringan dan penyaringan Calon rektor UNM.

“Insya Allah, jika pendaftaran telah dibuka, saya sebagai orang ingin mengabdi untuk UNM akan mengembalikan formulir pernyataan bersedia mengikuti proses penyaringan dan penjaringan menjadi Rektor UNM. Kesiapan saya itu telah bisa dilihat dengan apa yang telah diperbuat. Tapi biarkan senat yang menilai,” kata Prof Jas, panggilan akrab Direktur Pascasarjana UNM 2 periode itu.

Penulis juga telah menghubungi beberapa nama yang hangat disebut-sebut sebagai orang yang siap maju dan bersaing menjadi orang nomor satu di UNM. Namun ada yang tidak mengangkat teleponnya dan ada pula yang tak aktif.(*)

Tags:

BACA JUGA