Meubel di Makassar, Jalan Antang Raya, Pengrajin Meubel di Makassar
Salah seorang pekerja meubel di usaha dagang H Baktiar sedang mengerjakan pesanan pelanggan, Rabu (06/01/2016). (Foto: Muhaimin/GoSulsel.com)

Dari Kebutuhan H Bakhtiar Sendiri, Keterusan Buat Usaha Meubel di Antang

Selasa, 12 Januari 2016 | 08:12 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Muhammad Muhaimin - GoSulsel.comReporter: Muhammad Muhaimin - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Tak pernah sekalipun suami Hj Marawiah (46) mengira suaminya akan membuka usaha meubel. Sebab, awalnya ia hanya membuat meubel untuk kebutuhan rumahnya sendiri. Di tahun 2006, H Bakhtiar, sang suami, membuat lemari dan tempat tidur.

“Awalnya cuma membuat untuk kebutuhan sendiri. Tapi ada biasa beberapa orang yang pesan karena dilihat bagus. Akhirnya dikasi jadi usaha tetap,” kenang Marawiah saat ditemui oleh GoSulsel.com di rumahnya, Rabu (06/01/2016).

Selama 10 tahun usaha meubel bernama UD Pondok Mekar ini berjalan, sudah mempekerjakan 22 orang. Mereka begitu setia hingga saat ini.

Home industry ini hanya memproduksi sesuai pesanan yang masuk. Untuk menjaga pelanggan, Marawiah membatasi jika pesanan terlalu banyak. Itu dilakukannya untuk mempertahankan kenyamanan pelanggan dalam hal menunggu pesanan. Apalagi waktu pengerjaan 1 meubel rata-rata memakan waktu sepekan.



“Hasil meubel kita dari papan agatis. Mulai dari meja, tempat tidur, lemari, juga lemari dapur. Dikerjakan selama 1 minggu untuk 1 pekerja saja. Jadi 1 bulan bisa mencapai 20 hingga lebih barang yang jadi,” tutupnya.

Langkah H Bakhtiar adalah 1 panutan yang baik. Tak hanya berkarya untuk keluarganya, tapi juga menularkan keterampilan ke orang lain. Yang pada akhirnya, karya dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.(*)


BACA JUGA