Ilustrasi

Penanganan Orang Gila di Parepare Terkendala Administrasi

Selasa, 12 Januari 2016 | 15:01 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Memed Slamet - Go Cakrawala

Halaman 1

Parepare, GoSulsel.com- Penanganan Orang Gila di Kota Parepare, terkendala administrasi. Makanya, hingga kini orang gila di daerah berjuluk Kota Bandar Madani ini belum tertangani.

Sebelumnya Satuan Polisi Pamong Praja Kota Parepare, mengamankan 3 orang gila, yang kerap berkeliaran. Ironisnya, 2 Instansi yakni Dinas kesehatan dan Dinas Sosial saling lempar tanggung jawab.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Dr Yamin, selasa (21/1/2016), mengaku, dalam persoalan penanganan orang gila, dalam tataran dinas kesehatan, hanya sebatas penanganan medis saja, sementara status sosialnya itu di lakukan Dinas sosial.

“Kalau kami di dinas kesehatan, hanya menangani persoalan kesehatannya saja, namun bagaimana kita mau tangani, kalau administrasi status sosialnya belum kami terima di dinsos, bahkan kami sendiri sudah beberapa kali melakulan koordinasi tersebut,”katanya.



Salah satu persyaratan penanganan tersebut, adanya kejelasan terkait status sosial, karna ketika terjadi sesuatu, maka pastinya sudah jelas ada rekomendasi dari dinas Terkait. “Seharusnya ada rekomendasi dari dinas sosial dulu, kalau persoalan rumah sakit dadi, maka pastinya kami di dinas Kesehatan yang akan koordinasi dengan mereka,”ujar Yamin.

Halaman 2

Sementara, Legislator Partai Demokrat, H Tasming Hamid, yang juga ketua Komisi II DPRD Kota Parepare, meminta terhadap semua dinas terkait, agar sebaiknya bekerja secara maksimal, pasalnya sampai saat ini belum adanya penanganan itu, akibat instansi yang bertanggung jawab saling lempar tanggung jawab.

“Bagaimana mau selesai persoalan ini, karna instansi terkait itu saling lempar tanggung jawab, sehingga kenapa persoalan ini sendiri sulit di selesaikan,”terangnya.

Tasming, juga meminta, agar dalam penanganan persoalan orang gila ini, jangan selalu menjadi persoalan habya karna administrasi saja, tapi berikan solusi segera, karna ini sudah sangat meresahkan warga. (*)


BACA JUGA