Diduga Terlibat Kasus Korupsi di Wajo, Syahruddin Alrif Didesak Mundur di DPRD Sulsel

Senin, 18 Januari 2016 | 13:15 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Syukur Nutu - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Solidasitas Mahasiswa Anti Korupsi (Somasi) Sulsel berunjuk rasa di gedung DPRD Sulsel, Senin (18/1/2016). Somasi Sulsel mendesak agar Syahruddin Alrif mundur dari DPRD Sulsel karena, diduga terlibat kasus korupsi di Wajo.

“Syahruddin Alrif  segera mundur dari DPRD dan DPW Partai Nasdem harus segera PAW kadernya di Dewan karena diduga telibat kasus korupsi di Wajo,” kata penanggung jawab aksi, Budi Mulyawan, ketika ditemui saat berunjuk rasa di DPRD Sulsel.

Budi Mulyawan mengatakan, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar untuk serius dalam menangani kasus tersebut. “Kita meminta Kejati serius dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menjerat anggota DPRD Sulsel tersebut.

Dalam aksinya, pengunjukrasa menyebut Syahruddin Alrif diduga terlibat kasus dugaan korupsi Wajo, tahun 2011. Syahruddin Alrif merupakan Owner dari CV Istana Ilmu, selaku pemenang proyek pengadaan alat pembelajaran berupa komputer dan perangkat lunak (software) di lingkup Dinas Pendidikan untuk keperluan laboratorium bahasa di beberapa sekolah di  Wajo.



Syahruddin Alrif pernah dijadikan tersangka dalam kasus tersebut namun karena adanya indikasi permainan politik status tersangka atas Syahruddin Alrif dianulir padahal pejabat dinas pendidikan Wajo selaku ketua panitia pengadaan Abd Razak dan pejabat pembuat komitmen, Panaco sudah ditahan sebagai tersangka. (*)


BACA JUGA