Simulasi penanganan teroris

Kesulitan Logistik, Kelompok Teroris Santoso Teror Warga di Poso

Selasa, 19 Januari 2016 | 16:10 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Sahrul Ramadhan - GoSulsel.com

 

Makassar, GoSulsel.com – Kelompok teroris santoso semakin lama semakin meresahkan warga di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kelompok radikal ini meneror warga kerena kesulitan bahan makanan.

“Kelompok ini semakin hari kian meresahkan warga, aksi teror terus dilakukan terhadap warga karena sudah kehabisan logistik. Warga juga takut memberi mereka makanan,” kata Karo Ops Polda Sulteng, Kombes Pol Herry Nahak, saat ditemui di Gedung Manunggal Mini, Kodam VII Wirabuana, Jln Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (19/01/2016)

Pada akhir 2015 lalu kata Herry, pihaknya menemukan tempat persembunyian kelompok teroris ini di kawasan gunung serta kawasan pesisir Poso. “Ada DPO sebelumnya yang sudah kita dapati, kalau yang kita antisipasi yang ada di hutan itu ada 38 orang. Itu keluar kalau misalnya ada kurir baru atau pendukung dia yang ada di desa,” tambahnya.



Lebih lanjut, selain dikarenakan kondisi daerah di Poso yang luas wilayahnya cukup besar kata dia, pihaknya juga sudah mengidentifikasi beberapa orang luar maupun dalam daerah itu terlibat jaringan teroris Santoso.

Sedangkan untuk perlengkapan persenjataan sendiri sebut Herry , kelompok ini biasanya menyuplai dari Filipina. Untuk memasuki kawasan Indonesia, suplay senjata ini biasanya dengan menggunakan perahu berukuran kecil dibawa melewati kawasan laut Menado.(*)

 


BACA JUGA