Personil Gabungan Gerebek Lapas Klas 11 B Parepare, Rabu (23/12/2015).

Ada Indikasi Pinjam Sewah HP di Lapas Parepare

Senin, 25 Januari 2016 | 20:04 Wita - Editor: Arul Ramadhan - Reporter: Muhammad Arsyad - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Praktek ilegal semakin mencuat, pasca adanya aksi teror melalui Hand Phone (HP) yang dilakukan salah satu tahanan Lapas Kelas II B Kota Parepare. Dalam melakukan aksi teror tersebut, penghuni lapas mengaku mendapatkan HP milik sipir lapas, untuk digunakan menelpon sejumlah wartawan yang ada di Kota Parepare.

Modusnya sendiri terbilang bagus, pasalnya HP yang digunakan itu milik sipir lapas danĀ  pelaku menggunakan Kartu Sim sendiri.

Kepala Rutan Kelas II B Parepare, Indra Setya Budi mengaku, memang dalam sel tahanan terdapat beberapa kartu sim aktif yang ditemukan didalam lapas, kemungkinan inilah yang digunakan para napi untuk melakukan komunikasi dari balik jeruji besi.

“Pasca teror wartawan kita melakukan pemeriksaan yang ketat, dan menemukan beberapa sim card aktif. Itu semua nomor milik napi. Mereka menyewa HP petugas jaga mencapai Rp50 ribu dan mengganti simnya untuk menelpon,” katanya, Senin, (25/1/2016).



Halaman 2

Indra, menerangkan kasus pengancaman yang dilakukan Johan itu sudah dideteksi, dan pemilik handphone sendiri mengakui pelanggarannya dengan meminjamkan HP miliknya ke penghuni lapas.

“Katanya dia tidak tahu kalau akan dipakai untuk meneror. Untuk sanksi bersangkutan, kami tengah menunggu rekomendasi dari Kanwil,” jelasnya.

Dia pun meyakini praktek ilegal seperti itu bukan hanya dilakukan oleh satu petugas saja. Pasalnya, beberapa waktu lalu, dia menemukan puluhan HP milik napi yang diselundupkan ke dalam rutan. “Memang petugas kita yang nakal. Nama-nama yang nakal itu sudah ada dan akan dijatuhi sanksi berat,” kata Indra.


BACA JUGA