Bubur Kacang Hijau, Bubur, Bubur Ketan Hitam, Jalan Landak Baru, Kuliner, Kuliner Makassar, Kuliner di Makassar
Seporsi Bubur Kacang Ijo ala Warung Putra Tasik. (Foto: Iskandar Achmad/GoSulsel.com)

Santan yang Menghilang dalam Semangkuk Burjo Putra Tasik Jl Landak Baru

Rabu, 27 Januari 2016 | 09:57 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Iskandar Achmad - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Santan kental kadang jadi pelengkap bubur kacang ijo (Burjo). Namun, di Warung Putra Tasik, cairan dari perasan kelapa ini tak kita temukan. Tapi sebagai gantinya, bubur yang terdiri dari kacang hijau dan ketan merah ini diberi susu kental manis.

“Di sini kita jual bubur ayam sama bubur kacang hijau. Nah, yang spesial di sini itu bubur kacang hijaunya. Jadi kita campur dengan beras ketan merah. Terus kita juga beri susu kental dan disajikan panas-panas,” terang Adit, si penjual Burjo Warung Putra Tasik, Selasa (26/01/2016).

Kalau mau tahu soal harganya, Burjo di warung ini, hanya dipatok seharga Rp 6 ribu per porsi. Jadi, asupan karbohidrat dan protein serta kandungan gizi yang lain bisa Anda dapatkan untuk memulai hari Anda.

Warung Putra Tasik ini terletak di Jl Landak Baru, depan Rumah Makan Bebek dan Ayam Goreng. Warung yang berupa gerobak ini hanya cabang. Sedangkan pusatnya berada di Pantai Losari.



“Jadi kita di sini itu cuma cabang. Yang pusat itu di Pantai Losari tempatnya,” kata Adit.

Halaman 2

Gerobak bubur ini buka tiap hari, sedari pukul 6 pagi hingga pukul 11 siang. Penikmatnya, menurut Adit, datang dari berbagai kalangan.

“Kalau pembeli yang datang di sini banyak. Ada orang kantor, pengendara, ada juga orang Tionghoa yang biasa datang beli kalau jam 7, itu jadi langganan di sini,” tandasnya.

Berikut foto-fotonya:

Halaman 3

Bubur Kacang Hijau, Bubur, Bubur Ketan Hitam, Jalan Landak Baru, Kuliner, Kuliner Makassar, Kuliner di Makassar

 

Halaman 4

Bubur Kacang Hijau, Bubur, Bubur Ketan Hitam, Jalan Landak Baru, Kuliner, Kuliner Makassar, Kuliner di Makassar

(*)