Kostrad Kariango Out Bound, Out Bound, Out Bound di Maros, Andi Istiyani, Dimas Bagus Mudanton, Runian School
Peserta out bound Runian School berpose bersama para guru dan pengelola Kostrad Kariango Out Bound, Jumat (29/01/2016). (Foto: Evi Novitasari/GoCakrawala)

Murid Runian School Outbound di Kostrad Kariango Outbound

Jumat, 29 Januari 2016 | 16:25 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Evi Novitasari - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Puluhan murid taman kanak-kanak, sekolah dasar kelas 1 dan 2 Makassar Runian School melaksanakan outbound di Kostrad Kariango Outbound, Maros, Jumat (29/01/2016).

Kepala Sekolah Runiah School, Muhammad Irvan Abdullah, mengatakan, kegiatan outbound yang dilaksanakan bertujuan membangun rasa percaya diri anak, kemandirian, dan kerja sama tim.

“Tiap hari di sekolah kita ajarkan anak untuk menjalin kerja sama tim. Tapi hari ini kita bawa mereka ke Kariango supaya bisa bersosialisasi dengan lingkungan dan angkatan darat,” kata Irvan.

Ia mengungkapkan, Runian School merupakan sekolah bertaraf internasional yang mengedepankan pendidikan karakter dan pengembangan bakat anak.



“Intinya, bagaimana kita belajar sambil bermain. Belajar yang membuat hati anak senang,” ujarnya.

Halaman 2

Lebih lanjut, mantan Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Murid SD Al-Azhar ini menambahkan, dipilihnya Kostrad Kariango atas pertimbangan lokasi yang lebih alami. Selain itu, lokasi ini juga punya segudang fasilitas outbound yang lengkap dan aman bagi anak.

Pengelola Kostrad Kariango Outbound, Dimas Bagus Mudanton, mengatakan, pihaknya membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin membangun kekompakakan, mendidik kemampuan kerja sama tim melalui kegiatan outbound.

“Syaratnya adalah dia warga negara Indonesia yang baik, baik itu anak-anak maupun dewasa, dan untuk anak kita beri kesempatan juga untuk melatih keberanian dengan flying fox,” kata anggota TNI berpangkat Letnan Satu ini.

Sementara itu, Sekretaris Runiah Parents Community, Andi Istiyani, mengapresiasi kegiatan outbound yang dilaksanakan Runian.

“Sebagai orang tua murid, kita lihat ini sebagai kegiatan positif bagi perkembangan anak yang belum tentu terpikirkan di sekolah lain,” ungkapnya.(*)