Ilustrasi

Diduga Aniaya Siswanya, Guru SMA 1 Makassar Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 30 Januari 2016 | 15:15 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Muhammad Seilessy - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Guru SMA Negeri 1 Makassar, Iskandar SPd, dilaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Bontoala, Sabtu (30/01/2016). Pelaporan itu terkait dugaan penganiayaan terhadap siswanya, Muhammad Fathir Aljafis, yang masih duduk di kelas 10 MIPA.

Kejadian bermula pada saat korban yang keluar dari ruangan Laboratorium Biologi dan hendak menemani temannya untuk meminjam baju praktek. Tapi ia lantas ditegur oleh Iskandar, Rabu (27/01/2016) lalu. Pada saat itu, korban dimarahi dan ditendang pada bagian bawah betis hingga 4 kali. Walhasil, korban mengalami kesakitan dan tak bisa berjalan.

“Anak saya ditendang pada tulang kering di bawah betis bagian kanan hingga tidak bisa berjalan dan menjerit kesakitan. Bahkan betis bagian kiri bengkak memerah,” kata ibu korban, Aisyah, saat berbincang dengan GoSulsel.com via telepon, Sabtu (30/01/2016).

Menurut Aisyah–dari keterangan anaknya, alasan penganiyaan itu karena dianggap tak menghargai gurunya saat lagi berada di ruangan. Padahal korban keluar dan meminta izin.



“Dia aniaya anak saya, karena alasannya patoa-toai,” katanya.

Halaman 2

Hingga orang tua korban telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, siswa itu telah divisum.

Hal ini dibenarkan Kanitreskrim Polsek Bontoala AKP Ramli. Ia mengatakan, pihaknya telah menerima laporan orang tua korban dan rencananya Senin (01/02/2016), Iskandar akan dipanggil untuk pemeriksaan awal.

“Iya, kami akan panggil hari Senin, saksi dan terlapor beserta korban,” singkatnya.(*)