Suwandi, Orang Hilang di Anjungan Losari
Marwan (baju hitam), keluarga yang datang di Anjungan Pantai Losari, Jumat (29/01/2016) malam, untuk mencari Suwandi yang telah menghilang beberapa hari. Foto yang diperlihatkannya adalah foto Suwandi. (Foto: Syukur Nutu/GoCakrawala)

Hendak Dibawa ke RS Dadi, Pria Ini Menghilang

Sabtu, 30 Januari 2016 | 10:00 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Syukur Nutu - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Niat keluarga untuk membawa Suwardi ke Rumah Sakit (RS) Jiwa Dadi, Jl Kijang, berbuntut panjang.

Belum sempat masuk di RS Jiwa, pria yang berasal dari Parepare itu justru menghilang entah ke mana. Suwardi menghilang sejak Jumat (22/01/2016) dan hingga kini keluarga belum juga menemukannya.

“Dia menghilang waktu berkasnya baru disetor di RS Dadi. Belum sempat masuk di rumah sakit,” terang Marwan, keluarga yang datang di Anjungan Pantai Losari, Jumat (29/01/2016) malam, untuk mencari Suwandi.

Marwan mengatakan, kondisi Suwandi memang tak normal. Ketika ada yang menemani, Suwandi terlihat sehat. Namun ketika ia sendirian, Suwandi biasanya berbicara sendiri.



“Kalau adaji yang ditemani, sadar ji. Tapi kalau sendiri, terkadang dia bicara sendiri,” tambahnya.

Halaman 2

Saat menghilang, menurut Marwan, Suwandi sedang menggunakan topi warna kuning, baju koko berwarna coklat lengan panjang, celana jeans pendek agak robek, dan memakai sandal jepit biru. Ia pun meminta bagi siapapun yang menemukan keluarganya itu agar menghubunginya.

“Saya sudah keliling cari di sekitar RS Dadi. Saya ke sini cari karena ada teman yang lihat orang dengan ciri seperti itu di sekitar sini. Kami berharap kalau ada yang menemukan agar menghubungi kami di 085255526282 atas nama Marwan,” tambahnya.

Sementara itu, Nawir pemuda yang menyewakan perahu bebek-bebek di Anjungan mengaku, pernah melihat orang seperti ciri-ciri yang disampaikan Marwan.

“Tadi waktu salat maghrib di masjid terapung, ada orang seperti itu di sampingku. Saya perhatikan lain-lain memang cara salatnya. Kedua jari kakinya pun diikat,” terang Nawir yang sempat berbicara dengan Marwan.(*)


BACA JUGA