Pasar Ikan, Pasar Ikan di Makassar, Pasar Tradisional, Pasar Tradisional di Makassar, Pasar Tradisional Makassar, Jalan Nuri Baru
Kkapal nelayan yang disandarkan di kanal depan AMI Veteran, Jl Nuri Baru, Jumat (29/01/2016). (Foto: Muhaimin/GoSulsel.com)

Cerita Tentang Bau Anyir Kala Petang di Jl Nuri Baru

Minggu, 31 Januari 2016 | 10:43 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Muhammad Muhaimin - GoSulsel.comReporter: Muhammad Muhaimin - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Tak hanya di Paotere Anda bisa mendapatkan hasil laut yang dijual langsung oleh para nelayan. Tapi juga di tepi Jl Nuri Baru, depan Kampus Akademi Maritim Indonesia (AMI) Veteran.

Para nelayan yang tinggal di sekitar situ, mulai menggerakkan kapalnya sejak subuh atau malam hari. Untuk memuaskan pelanggan dengan ikan-ikan segar, mereka melaut hingga ke Pantai Losari, bahkan ada yang menyeberang ke pulau-pulau (di sekitar Pantai Losari).

Sekira pukul 15.00 Wita, para nelayan merapatkan perahu-perahunya di jembatan kanal di sepanjang jalan itu. Dengan cekatan, mereka langsung menyiapkan hasil tangkapannya. Udara depan kampus AMI Veteran pun lantas berbau anyir.

“Setiap subuh sudah pergi ke tengah laut. Siangnya selesai dan menyiapkan ikan untuk dijual sore hari,” kata Talli, seorang nelayan yang menjual sendiri hasil tangkapannya di pasar itu.



Tak hanya tangkapan laut yang dijual di sini. Tapi juga berbagai sayuran. Mereka semua meriung di pasar yang terbit pada petang hari itu.(*)


BACA JUGA