10 Legislator Absen Saat Pelantikan Harizal Jadi Ketua DPRD Palopo

Kamis, 17 Maret 2016 | 14:08 Wita - Editor: Syamsuddin - Kontributor: Hidayat Ibrahim - GoSulsel.com

Palopo, Gosulsel.com – Pelantikan Harizal A Latief sebagai Ketua DPRD Kota Palopo, minus 10 anggota DPRD, Kamis (17/3/2016). Hal itu memunculkan tanda tanya sejumlah pihak.

Sejumlah anggota DPRD yang tidak hadir dalam pelantikan itu, yakni Dahri Suli (PKB), H Hendry Ghalib (Demokrat), H A Herman Wahidin (PDIP), Angga Bantu (PDIP), Alfri Jamil (PDIP), Hamka Pasau (PKB), Oktavianus (Demokrat), Zubir Surasman (Golkar) Abdul Rauf Rahim (Nasdem), dan Andi Falsafah (PKB).

Padahal, pelantikan Harizal tersebut sudah sesuai dengan Keputusan Gubernur Sulsel nomor : 674/III/Tahun 2016, Surat Wakil Ketua DPRD Kota Palopo nomor 170/66/DPRD-K/II/2016 tanggal 23 februari 2016 perihal usul PAW Ketua DPRD Kota Palopo sisah masa jabatan 2014-2015, dan Surat Wali Kota Palopo nomor 130/119/TAPEM/II/2016 tanggal 24 februari 2016 perihal usul PAW Ketua DPRD Kota Palopo masa jabatan 2014-2016.

“Kemana anggota DPRD lainnya. Bisanya ketua mereka dilantik tapi tidak hadir. Ada yang tidak sehat lagi kayaknya di internal lembaga perwakilan rakyat ini,” kata Heru, seorang pemerhati politik Kota Palopo yang ikut hadir menyaksikan jalannya pelantikan kemarin.

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir dalam sambutannya menyampaikan, apa yang terjadi hari ini sarat dengan sejuta makna, sekarang dan ke depannya. “DPRD dan Pemkot sudah terjalin hubungan kerja yang baik di bawah kepemimpinan Almarhum Tasik, dan saya berharap ke depan akan lebih baik di bawah komando Harizal sebagai Ketua,” kata Judas.

Judas juga berharap agar segala polemik yang terjadi saat ini, harus bisa dijelaskan para anggota DPRD ke masyarakat secara transparan dan arif  serta bijaksana. “Saya berharap DPRD bisa menjelaskan hal ini ke masyarakat khususnya ke konstituen mereka,” harapnya.

Sementara itu, sejumlah anggota DPRD Kota Palopo yang tidak hadir dalam pelantikan itu belum bisa dimintai tanggapan. Nomor telepon selulernya yang selama ini aktif berada di luar jangkauan dan sedang tidak aktif.

Informasi berkembang menyebutkan bahwa ketidakhadiran sejumlah wakil rakyat terhormat itu ditengarai karena ketidaksetujuan mereka atas keputusan internal partai Golkar yang menunjuk Harizal sebagai ketua. Harizal dianggap baru dan masih bayak yang lebih senior dan layak memimpin di DPRD.

Sekretaris DPRD Kota Palopo, Amirullah menyebutkan bahwa yang tidak hadir itu karena ada yang berduka dan juga tengah keluar daerah. “Ada karena bertepatan juga ada kegiatannya di luar sehingga mereka tidak bisa hadir, seperti ada kegiatan partainya di Makassar,” tutur Amirullah.(*)