Sejumlah Anggota Dewan Takalar Diperiksa Kejari

Selasa, 22 Maret 2016 | 15:46 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Jaya Sahabuddin - GoSulsel.com

Takalar, Gosulsel.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar intens melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Anggota DPRD Takalar, terkait kasus dugaan SPPD dan Bimtek fiktif tahun 2013/2014 yang menjadi temuan pihak Kejaksaan Takalar.

Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Takalar, Zulmar menyebutkan jika pihaknya terus melakukan pemeriksaan dari sejumlah anggota DPRD yang masih aktif.

“Mereka yang dipanggil untuk mempertaggungjawabkan perbuatannya terhadap dugaan SPPD dan Bimtek fiktif di tahun 2013/2014 yang menjadi temuan pihak Kejaksaan Takalar. Kasus ini terus didalami untuk mengetahui siapa yang menjadi inisiator terhadap kerugiaan negara diduga ratusan juta rupiah”, Ungkap Zulmar.

Sebelumnya, kata Zulmar, Kejari Takalar sudah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 12 legislator. “Senin besok kita akan kembali periksa sejumlah anggota dewan. Sejauh ini kita masih tetap memanggil anggota dewan untuk kelengkapan keterangan. Soal kerugian negara belum bisa diekspose”, tutur Zulmar

“Keterlibatan sejumlah wakil rakyat, kata Zulmar, pada kasus SPPD DPRD ini membuat pihak kejaksaan semakin bersemangat untuk mendalami pemeriksaan dan penyelidikan, diantara puluhan wakil Rakyat yang menikmati perjalanan SPPD fiktif”, paparnya.

Dan untuk empat hari kedepan, pihak Kejari Takalar dijadwalkan akan memeriksa delapan anggotan DPRD. “Karena setiap hari maksimal dua orang kita periksa. Berarti sepekan ini ada delapan anggota DPRD kita periksa,” tutupnya.

Berikut Jadwal Pemeriksaan Anggota DPRD Takalar:

* Senin kemarin (21/3/16)
1. Muh Nur Fitri dg Siama (PKS)
2. Drs H Ahmad dg Sija (Partai Gerindra)

* Selasa hari ini (22/3/16)
1. Ir Hasbullah Dg Bali (Partai Demokrat)
2. Ir Husniah Rahman Dg Tayu (Partai Demokrat)

* Rabu besok (23/3/16)
1. Hj Waidah Ratang (Partai Golkar)
2. Johan Nojeng (Partai PBB)

(*)


BACA JUGA