(Foto: Menteri Dalam Negeri saat memberi sambutan pada acara perjanjian bersama adat indonesia bersatu di Makassar/Aris Taoemesa/GoSulsel.com)

Menteri Dalam Negeri: Indonesia Kokoh Karena Budaya

Sabtu, 26 Maret 2016 | 15:15 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Aris Taoemesa - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Pertemuan Raja dan pemangku adat Indonesia bersatu, dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Dalam sambutannya, Tjahjo sangat berterima kasih kepada pemangku adat yang mau terbebani dan terlibat dalam penangulangan narkoba, terorisme dan korupsi. Dia mengatakan, bahwa tanpa budaya, Indonesia tidak bisa kokoh.

“Indonesia bisa kokoh berdiri karena budaya dan adat. Kita patut memberikan semangat ke BNN. Di seluruh Indonesia, setidaknya 50 orang perhari itu terjerat narkoba, sementara 49 juta orang yang harus direhabilitasi sampai sekarang”, kata Tjahjo.

Tjahjo berharap, dengan kepedulian pemangku adat di seluruh Indonesia, bisa membantu meminimalisir bahkan menanggulangi korupsi, narkoba dan terorisme.

“Pengedar, pemasok harus kita lawan sama-sama. Bersama Malaysia, Singapura, Brunei juga hadir disini sebagai bentuk kepedulian, bahwa memang kita perlu melawan ketiga hal ini, termasuk juga radikalisasi. Banyak orang-orang asing yang datang berjihad di Indonesia. Di Poso sudah ratusan warga asing yang masuk, kita berharap ini bisa ditanggulangi bersama”, kata Tjahjo. (*)