suasan pengerjaan simpang lima bandara

Proyek Underpass Simpang 5 Bandara, Rumah Andi Tenri Pati Segera Dieksekusi

Senin, 28 Maret 2016 | 17:26 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar,GoSulsel.com – Pemerintah dan pelaksana proyek Simpang Lima Bandara mulai kehilangan kesabaran, dalam waktu dekat satu lahan milik Andi Tenri Pati yang berada di ujung jalan tol akan dieksekusi. Pasalnya, lahan ini sangat krusial bagi pembangunan proyek senilai Rp169,7 milliar.

Terlebih lagi, akibat lahan ini belum dibebaskan proses pengerjaan jalan samping dari arah jalan tol menuju poros Maros belum dirampungkan. Akibatnya kemacetan panjang dari arah tol sering terjadi, terutama di jam-jam sibuk.

“Masih ada satu lahan, milik Andi Tenri Pati yang masih bertahan, yang lain sudah clear. Sudah dikonsinyasi dan dana sebesar Rp1,092 milliar sudah dititip di pengadilan. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, kita minta BBPJN berkoordinasi dengan pihak Polda, untuk menindak lanjuti proses eksekusi,” kata Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, Senin (28/3/2016).

Untuk mengurai kemacetan di Simpang Lima, yang proses pengerjaannya sampai Juli 2017, kemarin semua stekholder yang memiliki peranan penting kembali melaksanakan rapt di Kantor Gubernur. Pasalnya, selama beberapa hari pengerjaan dan penutupan jalur, kemacetan semakin bertambah parah.



“Keluhan dari masyarakat waktu untuk ke bandara harus lebih awal dua jam untuk mengantisipasi kemacetan di ujung tol. Jika lahan milik Andi Tenri Pati selesai, dari arah tol langsung belok kiri ke Maros. Dari arah bandara yang akan keluar ke Maros dan Tol akan kita lihkan menggunakan jalan frontage di depan polsek Bandara,” ucap Agus.

Halaman: