Balaikota Makassar.

Baru 4 SKPD di Makassar Ajukan Paket Proyek ke Layanan Pengadaan

Selasa, 29 Maret 2016 | 19:57 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Syafruddin - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com – Sekertaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Makassar,
Mario Said menampik tudingan lambannya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
mengajukan dokumen pelelangan proyek fisik maupun pengadaan barang dan jasa yang dianggarkan melalui APBD Pokok 2016.

Menurut Mario, untuk anggaran tahun 2016 dokumen pelelangan yang diajukan oleh SKPD ke unit layanan pengadaan(ULP) kota Makassar sudah terbilang cepat. Pasalnya, kata dia, dibanding pada anggaran tahun lalu pengajuan dokumen pelelangan baru selesai pada bulan Juni.

Selain itu,banyak SKPD yang menunggu pembentukan kelompok kerja(Pokja) terlebih dahulu. “Bukan lamban tetapi rata-rata SKPD Surat Keputusan (SK) kelompok kerja (Pokja) yang baru turun,” ucap Mario Said, melalui saluran telefonnya, Selasa (29/3/2016).

Meski demikian, Mario mengaku sudah menghimbau seluruh SKPD untuk segera memasukkan dokumen pelelangannya ke unit layanan pengadaan(ULP) agar dokumennya bisa langsung diperiksa. “Jika tidak ada masalah setelah dikonsultasikan maka dikirimlah pokja ke SKPD yang kegiatannya dilakukan per paket,” jelasnya.



Diketahui, sekitar 300 paket proyek fisik maupun pengadaan barang dan jasa yang dianggarkan melalui APBD Pokok 2016. Dari 54 SKPD, baru empat SKPD yang mengajukan 7 paket proyek ke ULP Kota Makassar yakni RSUD Daya Makassar 3 paket yakni Pengadaan incinerator, pengadaan jasa cleaning service dan penanganganan limbah B3.

Halaman:

BACA JUGA