Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menerima pelimpahan kewenangan, Personil, Pendanaan, Prasarana dan Sarana, serta Dokumentasi (P3D), Bidang Pendidikan Menengah Dan Khusus dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Jumlah Aset SMA/Sederajat Rawan Menyusut 

Rabu, 30 Maret 2016 | 16:13 Wita - Editor: Iin Nurfahraeni - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Setelah melalui proses panjang, 24 kabupaten/kota akhirnya menyerahkan personil pendanaan prasarana dan dokumen (P3D) ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, untuk bidang pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Rabu(30/3/2016) di Hotel Sahid Jaya Makassar.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo , serta Wali Kota dan Bupati se Sulawesi Selatan. Dari data Disdik Sulsel, jumlah sekolah 1075 Unit, dengan rincian 560 SMA, 439 SMK dan 76 Sekolah Berkebutuhan Khusus (PKPLK).  Salah satu yang menjadi perhatian adalah masalah aset sekolah yang diserahkan.

Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem mengatakan kehilangan atau penyusutan aset sering terjadi saat proses pelimpahan, baik dari pemprov ke pemkab ataupun sebaliknya. Karena itu, dirinya meminta pemprov dan pemkab/pemkot melakukan koordinasi untuk menjaga aset milik negara tersebut saat proses pelimpahan dilakukan.

Dia menambahkan akibat dari pelimpahan SMA/Sederajat ini, Pemprov harus merubah RPJMD yang telah disusun, serta melakukan beberapa penyesuaian yang harus dilakukan, seperti penambahan anggaran dan pemerataan tingkat kesejahteraan guru.



“Pengalaman yang lalu, saat penyerahan P3D banyak yang hilang utamanya aset. Sebenarnya, untuk pelimpahan SMA ini, sisi positifnya, pembinaan bisa dilakukan satu tangan, yang repot ini diawal-awal, banyak hal yang harus dilakukan. Terlebih ada perbedaan tunjangan di setiap daerah dan nantinya akan diratakan, yang tinggi sudah pasti menolak,” kata Roem.

Halaman: