(Foto: Anak Lelong Paotere mengangkat ikan/fotografer: Marwan Paris/GoSulsel.com)

Anak-anak Lelong di Tengah Pasar Ikan Paotere

Kamis, 31 Maret 2016 | 12:03 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Marwan Paris - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Untuk kebanyakan anak-anak, bermain dan belajar di sekolah adalah kenikmatan yang menjadi hak usianya. Namun lain halnya jika anda ke pasar ikan lelong pagi hari di jalan Sabutung, kawasan pelabuhan Poetere, Makassar. Anda akan heran melihat si kecil berseliweran di tengah keramaian. Anak-anak itu dengan gerak lincah membelah pasar.

Dengan tubuh kecilnya, anak-anak ini tak henti mondar mandir mengangkut sekeranjang ikan dari setiap kapal kecil (jolloroq) yang berlabuh di bibir pelabuhan. Mereka mengangkatnya ke lapakan pembeli ikan (pabalolang). Ada puluhan anak yang mengerjakan hal serupa.

Penasaran dengan aktifitasnya, GoSulsel.com pun menghampiri seorang anak bernama Rifan. Usianya 10 tahun dan kini tidak lanjut sekolah lagi.

“Sejak kelas 2 sd saya tidak ke sekolahmi, lebih sering di lelong kalau pagi-pagi” terang Rifan ketika ditanya, Kamis (31/3).



Dari pukul 3 pagi, Rifan sudah berada di pelabuhan untuk mengangkut ikan dari kapal hingga muatannya habis. Setelah itu, ia akan diupah oleh si pabalolang sesuai jumlah keranjang yang diangkutnya.


Jpeg
(Foto: Anak-anak Lelong berenang di antara kapal ikan/fotografer: Marwan Paris/GoSulsel.com)