(Foto: Tugas pameran seni di Unes Semarang/Dokumentasi pribadi Ira FAI)

Ira Fitrya Ali Imran: Menari Adalah Ungkapan Rasa

Kamis, 31 Maret 2016 | 11:05 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Irwan Idris - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Tari adalah suatu insting atau desakan emosi di dalam diri manusia, yang mendorong seseorang untuk menemukan ekspresi pada gerak-gerak ritmis, kata Kamala Devi Chattopadhyaya. Tari adalah bentuk seni ekspresionistis yang menggambarkan reaksi jiwa seseorang terhadap konflik dan masalah di dunia modern, seperti defenisi¬†Irmgrad Bartenieff. Bagi Ira Fitrya ALi Imran, tari adalah ungkapan rasa. Sesederhana itu. Selayak sosoknya.

Ira Fitrya Ali Imran, lahir 26 tahun silam di kabupaten Bone, Sulawesi selatan. Perempuan manis berbelah dagu ini adalah putri ketiga dari empat bersaudara. Ia lahir dan besar di lingkungan dan keluarga Bugis yang taat adat-budaya.

Tari mulai merasuk ke dalam dirinya sejak masih berseragam putih abu-abu. Kala itu, Ira, sapaan akrabnya, bergabung dengan Sanggar seni Arung Palakka di kota Watampone. Dari sinilah tunas sendratarinya menampakkan diri. Selepas sekolah, ia lalu hijrah ke Makassaar pada pertengahan 2009. Di Makassar, ia memilih pendidikan sendratasik di kampus Universitas Negeri Makassar (UNM).

Di UNM, selain mendalami tari secara ilmiah dan metodis, ia juga berusaha membuka jaringan ke berbagai kalangan. Tawaran menari pun datang satu-persatu. Saat ditanya telah berapa kali menampilkan tariannya, kini, ia tak lagi mampu menghitungnya. Ia hinggap dari panggung kampus, menuju panggung khusus pertunjukan.



Hingga suatu ketika, Robert Wilson, sutradara teater dengan presestasinya yang telah mendunia, tak mampu mengelak kepak gemulai tangan Ira di panggung tari. Pada pertunjukkan teater yang mengangkat epos i Laga Ligo di Fort Rotterdam Makassar, 2011 lalu, Ira lulus seleksi dan ikut menari. Dengan pengalaman maksimum itu, tak membuatnya lupa daratan. Ia dengan sukarela mengajar tari untuk anak-anak di beberapa sanggar seni di Makassar. Pun, hal itu dilakukannya setiap kembali ke Bone.


ira fitria 5
(Foto: Saat tampil bersama Robert Wilson/Dokumentasi pribadi Ira FAI)
ira fitria 4
(Foto: Bersama kelompk penari/Dokumentasi pribadi Ira FAI)
ira fitria 3
(Foto: Dokumentasi pribadi Ira FAI)
ira fitria 1
(Foto: Ira membawakan tari Pakarena di Fort Rotterdam/Dokumentasi pribadi Ira FAI)