Foto: FB Endre C Lantara
#

Enre Cecep: Kematian Resky Jadi Preseden Buruk Pendidikan di Sulsel

Rabu, 08 Juni 2016 | 21:29 Wita - Editor: adyn - Reporter: Muhammad Seilessy - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Kasus dugaan penganiayaan yang berunjung pada kematian seorang mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI), Rezky Evienia Syamsul (22) mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kali ini datang dari anggota DPRD Sulawesi Selatan Enre Cecep Lantara menilai kematian Rezky menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Sulsel.

“Tentu ini akan mencoreng dunia pendidikan kita, yang atas peristiwa yang terjadi dan kita semua mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya adinda Rezky,” kata Enre kepada Gosulsel.com saat dihubungi, Rabu (8/6/2016).

Anggota komisi E yang menangani bidang pendidikan ini, merasa prihatin dengan potret pendidikan tinggi yang masih mempertahankan sistem pengkaderan dengan menggunakan cara-cara kekerasan secara fisik.

” Pengkaderan itu seharusnya mengutamakan hal-hal yang bersifat ilmiah, bukan dengan cara-cara kekerasan,” ungkapnya.

Namun dia menyarankan kasus ini diserahkan kepada pihak kampus dan kepolisian untuk mengungkapkan fakta-fakta dugaan dan motif kekerasan terhadap korban agar kasus ini terbuka secara luas kepada publik.” Kita percayakan saja kepada pihak kampus karena mereka juga telah membentuk dewan etik untuk mengungkap peristiwa ini,” harapnya.


BACA JUGA