(Foto: Sejumlah penyandang disabilitas tuna netra mengaji bersama di masjid yayasan pembinaan tuna netra indonesia makassar di Jl Kapt. Pierre Tendean/Jum'at, 10 Juni 2016/Muhammad Muhaimin/GoSulsel.com)
#

Al-Qur’an Braille Membantu Penyandang Tuna Netra Melafal Ayat Suci

Jumat, 10 Juni 2016 | 17:54 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Muhaimin - GoSulsel.comReporter: Muhammad Muhaimin - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Sejumlah penyandang disabilitas tuna netra mengaji mengunakan Al-Quran Braile bersama di Mushalla Yayasan Pembinaan Tuna Netra Indonesia Makassar (YAPTI) selepas shalat dzuhur berjamaah di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kecamatan Tallo, Makassar.

Al-Qur’an Braille ditulis dalam huruf Arab Braille. Patokan arab Braille ini sudah ditentukan oleh UNESCO sendiri.

Huruf Braille pada dasarnya adalah sejenis tulisan sentuh yang digunakan oleh tuna netra. Sistem ini diciptakan oleh seorang Perancis bernama Louis Braille yang tidak mampu melihat sejak kecil.

Ketika berusia 15 tahun, Braille membuat suatu tulisan tentara untuk memudahkan tentara untuk membaca ketika gelap. Tulisan ini dinamakan huruf Braille.

Foto-foto penyandang tuna netra membaca Al-Qur’an Braille:


ngaji braille 3
(Foto: Sejumlah penyandang disabilitas tuna netra mengaji bersama di masjid yayasan pembinaan tuna netra indonesia makassar di Jl Kapt. Pierre Tendean/Jum'at, 10 Juni 2016/Muhammad Muhaimin/GoSulsel.com)
ngaji braille 2
(Foto: Sejumlah penyandang disabilitas tuna netra mengaji bersama di masjid yayasan pembinaan tuna netra indonesia makassar di Jl Kapt. Pierre Tendean/Jum'at, 10 Juni 2016/Muhammad Muhaimin/GoSulsel.com)