(Foto: Masjid Muhammad Cheng Hoo di Jl Tun Abdul Razak Gowa/Sabtu, 11 Juni 2016/Marwan Paris/GoSulsel.com)

Masjid Cheng Hoo di Gowa, Tempat Silaturahmi Muallaf Tionghoa

Sabtu, 11 Juni 2016 | 19:07 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Marwan Paris - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com – Masjid Muhammad Cheng Hoo berawal atas inisiatif dari Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di bawah salah satu lembaga naungannya, yaitu Yayasan Muhammad Cheng Hoo. Dari organisasi yang menghimpun muslim Tionghoa tersebut, sehingga terwujudlah sebuah masjid megah nan ikonik di Jalan Tun Abdu Razak, Kabupaten Gowa.

Masjid Muhammad Cheng Hoo yang dibangun atas swadaya masyarakat ini, sebenarnya sebagai tempat untuk saling bersilaturahmi antara sesama muallaf, menurut Yunus, salah seorang pengurus masjid kepada Gosulsel.com, Sabtu (11/6).

“Ada sekitar 400-an muallaf tionghoa. Jadi salah satu fungsi tempat ini dibangun agar supaya dapat menjalin silahturahmi antar kalangan muallaf islam tionghoa maupun antar sesama umat muslim lainnya,” terangnya.

Sudah 3 kali ramadhan, ungkapnya, masjid ini difungsikan semenjak tahun 2014 silam. Ia juga menambahkan bahwa para pengurus masjid Muhammad Cheng Hoo juga mayoritas muallaf Tionghoa. Misalnya ketua yayasan Muhammad Cheng Hoo, Drs. Sulaiman Gosalam, seorang muallaf yang juga seorang dosen di Universitas Hasanuddin, Makassar.

“Jadi banyak muallaf di sini yang beribadah sambil belajar agama juga secara bersama-sama. Itu dikarenakan ada motivasi bagi mereka bila belajar agama dengan sesama muallaf,” tambahnya.

Selain itu, bisa dikatakan di daerah masjid ini memang mempunyai daya tarik tersendiri. Sebagaimana diungkapkan yunus.

Halaman:

BACA JUGA