Jagung Marni Cemilan Khas Dari Bulukumba

Jagung Marni Cemilan Khas dari Bulukumba

Jumat, 05 Agustus 2016 | 20:19 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Bulukumba, GoSulsel.com – Alumni Ilmu Pertanian dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, UIT Makassar. Fadlan Azhari memilih menjadi pengusah jagung marning. Pengusaha berusi 22 tahun tersebut memanfaatkan komoditi pertanian potensial di daerahnya untuk diolah menjadi cemilan.

Jagung marning dengan aneka cita rasa, yakni pedas, manis, asing serta rasa terbaru sambalado menjadi jajanan khas bulukumba yang banyak kita jumpai disepanjang Jalan Melati, Bulukumba.

Menurut Fadlan, dirinya memulai usahanya menghadapi tantanga Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Kita perlu untuk membuka usaha pribadi, jangan selamanya berharap sama perusahaan besar, usaha jagung marning juga membantu menyerap tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran,” ujar Dahlan, dikutip dari rilis yang diterima GoSulsel.com, jumat (5/8/2016).

Meski demikian, putra asal Bulukumba ini mengaku memiliki banyak kendala menjadi pengusaha pemula, selain harus membutuhkan modal, menjadi pengusaha juga harus memiliki media partner untuk memasarkan prodaknya. “Menjadi pengusaha pemula pasti banyak kendala,” ujar Fadlan.

Untuk meningkatkan pengusaha jagung marning,kuliner khas Bulukumba. Fadlan berharap ada perhatian pemerintah daerah.

“Besar harapan kami agar pemerintah daerah memperhatikan pengusaha kecil seperti pengusaha jagung marning,” tutupnya. (*)