Pemerhati Pendidikan: Kondisi Pendidikan di Indonesia Krisis Metodologi

Kamis, 11 Agustus 2016 | 22:07 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Muhammad Nataz - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Kasus pemukulan terhadap seorang guru asal SMK 2 Makassar yang dilakukan oleh salah seorang siswa bersama orang tuanya, dinilai semakin menegaskan bahwa pendidikan di indonesia masih krisis metodologi, hal ini disampaikan seorang pemerhati pendidikan Dr.Arqam Azikin selaku pembicara dalam dialog terbuka di cafe CCR Jl.Toddopuli Makassar, Kamis, (11/08/2016) sekitar pukul 4.30 sore tadi

“Perlu dilakukan evaluasi secara komprehensif dan segera membicarakan langkah-langkah yang akan ditempuh jika terjadi kasus yang demikian maupun jika terjadi kasus yang terkait lainnya,” kata Arqam

Lebih lanjut, Dosen Universitas Muhammadiyah Makassar ini mengatakan mengenai bentuknya, perlu dibuat semacam Prosedur Tetap (Protap) tentang pelaksanaan pendidikan sehingga jika terjadi hal-hal yang demikian, penanganan dapat dilakukan dengan cepat

Arqam menambahkan, apa yang terjadi di makassar baru-baru ini, bukanlah yang pertama kali terjadi di Indonesia. “Ini bukan persoalan orang tua pukul guru atau guru pukul siswanya, intinya semua ini adalah tanggung jawab pendidikan,” tegasnya



“Pendidikan di Indonesia harus segera berbenah, jangan sampai kasus yang demikian kembali terulang,” pungkasnya

Halaman: