Dianggap Mengganggu, Warga Ancam Tutup Akses Tambang di Soppeng

Selasa, 16 Agustus 2016 | 11:28 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Yusuf Muhammad - Go Cakrawala

Soppeng,GoSulsel.com – Warga Perumahan Tompo Tobani, Bukit Matra 2, dan BTN Lalabata, Kebupaten Soppeng tolak keberadaan tambang di wilayahnya. Pasalnya, pengangkut ataupun alat operasional tambang galian C itu dianggap mengganggu ketentraman warga.

“Alat berat yang digunakan ditambang itu mengganggu warga. Khususnya di pagi hari ataupun malam hari. Jalanan ke perumahan itu pun rusak parah, apalagi hujan tiba,” warga perumahan Tompo Tobani, Sulaeman, sat ditemui, Selasa (16/8/2016).

Sulaeman mengatakan, selain kendaraan keluar masuk tambang merusak jalanan, material tambang diangkut mobil itu kerap berserakan di jalanan. Inilah yang sangat mengganggu,” tuturnya.

Para warga di 3 perumahan itu pun berharap, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng agar segera menutup tambang yang masih dipertanyakan legalitasnya.



“Jika Pemkab tidak segera bertindak maka, kami warga di 3 perumahan ini akan menutup akses jalan menuju tambang,” pungkasnya. (*)