(FOTO: Warung Mas Eko yang menyedaiakan Mie Kering dan Nasi Goreng/Selasa, 16 Agustus 2016/Andi Nita Purnama/GoSulsel.com)
#

Mie Kering Makassar Racikan Mas Eko Tak Kalah Kelas dengan Mie Titi

Rabu, 17 Agustus 2016 | 11:30 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Mie kering khas Makassar merupakan menu kuliner populer pada semua kalangan. Ada banyak warung makan di Makassar yang menyajikan mie ini sebagai menu andalan mereka.

Tempat makan mie kering yang paling terkenal di Makassar yaitu Mie Titi. Namun selain tempat tersebut, sekarang sudah banyak warung-warung makan lainnya yang menyediakan kuliner dengan sentuhan Tionghoa ini. Salah satunya Warung Makan Mas Eko Sragen di Jalan Mannuruki 2.

Warung yang buka dari jam 8.30 pagi sampai jam 10 malam ini ramai dikunjungi pembeli. Kebanyakan pelanggan adalah mahasiswa dari universitas di dekat warung ini. Harganya yang ramah dikantong membuat tempat ini jadi tempat makan langganan mereka.

Mie Titi yang disajikan di warung ini memiliki kekhasan tersendiri. Rasanya juga tidak kalah dengan mie kering lainnya. Kuah yang kental dan beragam sayuran serta suwiran daging ayam, apalagi banyak hati ayam yang ditambahkan dalam satu porsinya.



Selain mie titi, masih banyak aneka makanan lain yang terdapat di daftar menu tempat ini. Ada juga beraneka nasi goreng, mie kuah, dan mie pangsit. Anda tidak perlu merogoh kocek dalam jika ingin bersantap siang di tempat ini, harga makanannya mulai dari Rp 10 ribu – Rp 17 ribu.

Setiap masakan punya cerita sendiri, seperti halnya mie kering dari Makassar ini. Asal mula mie titi berawal dari resep Ang Kho Tjao yang merupakan warga keturunan Tionghoa yang menetap di Makassar. Kemudian anaknya yang bernama Hengky, Awa’, dan Titi mewarisi resep kuliner ini.

Halaman: