(FOTO: Ritual adat Ma'nene berlangsung di Toraja Utara/Rabu, 31 Agustus 2016/Lisna Boriallo/GoSulsel.com)

Ritual Ma’nene, Membersihkan Jenazah sebagai Bentuk Cinta Kasih Orang Toraja

Rabu, 31 Agustus 2016 | 19:39 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Lisna (Toraja Utara) - Go Cakrawala

Toraja Utara, GoSulsel.com — Meski masyarakat Toraja tidak lagi secara kolektif menganut kepercayaan dan keyakinan nenek moyang mereka, Aluq Todolo, namun praktik keyakinan leluhur itu masih diamalkan oleh orang-orang Toraja. Salah satunya yaitu ritual membersihkan jenazah keluarga yang disebut Ma’nene.

Rabu (31/8/2016), di Kecamatan Rinding Allo, Kelurahan Pangala, wilayah Balle, beberapa rumpun keluarga mengangkat jenazah-jenazah dari dalam peti mati yang ada di beberapa makam.

Bagi orang Toraja, adat ini dianggap sebagai sebuah bentuk penghargaan dan cara menunjukkan kasih sayang kepada keluarga yang telah mendahului.

“Ini adalah bentuk penghargaan kita kepada keluaraga/leluhur yang telah meninggal namun kasih sayang itu tetap kita berikan walaupun mereka sudah tiada. Jadi dengan adanya acara Ma’nenek ini adalah kesempatan kita untuk menyatakan kepedulian untuk datang mengunjungi, menegur, membersihkan, dan menggantikan pakaiannnya. Jadi kasih sayang kita tetap diberikan,” ucap salah satu warga, Pak Moge, yang merupakan anggota keluarga dari salah satu rumpun jenazah yang dibersihkan itu.



Acara ini dilaksanakan setiap bulan Agustus di mana bulan ini tidak ada aktivitas masyarakat seperti menanam padi dan pesta lainnya.(*)


BACA JUGA