(FOTO: Penjual keripik singkong gula merah di Jl. Hertasning Makassar/Andi Nita Purnama/GoSulsel.com)

Semangat Dua Daeng Menyambung Hidup dari Keripik Singkong Gula Merah

Sabtu, 03 September 2016 | 15:43 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Keripik gula merah salah satu jajanan lokal yang amat digemari. Walaupun tergolong kuliner daerah Makassar yang jauh dari modernitas, namun masih banyak yang kangen dengan rasanya yang khas. Keberadaannyapun masih jarang di kota metropolitan ini.

Namun bagi Anda yang ingin mencari keripik ini, bisa Anda temukan di Jalan Hertasning (dekat lampu merah menuju Jalan Pettarani). Setiap hari mulai pukul 7 pagi sampai sore, gerai jajanan ini akan ada di tepi Jalan Hertasning ini.

Ibu Tayung dan Daeng Romo adalah pasangan suami istri yang menjajakannya. Daeng Romo dahulunya adalah seorang sopir taksi. Dia mengaku kondisi ekonominya sangat sulit saat itu. Berprofesi sebagai sopir taksi dirasakan Daeng Romo sungguh sukar mendapatkan pendapatan yang cukup memenuhi kebutuhan keluarga setiap harinya.

(FOTO: Penjual keripik singkong gula merah di Jl. Hertasning Makassar/Andi Nita Purnama/GoSulsel.com)

(FOTO: Penjual keripik singkong gula merah di Jl. Hertasning Makassar/Andi Nita Purnama/GoSulsel.com)

Dengan 5 orang anak, Daeng Romo tidak dapat mengandalkan penghasilannya sebagai sopir taksi. Dengan kondisi itu, maka Daeng Romo berpikir untuk mencari cara lain untuk memperoleh nafkah. Maka, diapun melihat peluang untuk berdagang kerupuk ini.

Dibantu oleh sang istri, Ibu Tayung, Daeng Romo memulai usahanya sejak dua tahun yang lalu. Berjualan di tepi Jalan Hertasning. Kadangpula sang anak yang membantu kedua orang tuanya berjaga, saat sang ibu menggoreng keripik di rumah.

“Sudah sekitar dua tahun saya jualan. Keripik begini juga musiman. Banyaknya itu di musim kemarau seperti sekarang ini,” ujar Ibu Tayung, kepada Gosulsel.com, Rabu (24/8/16).

Halaman: