Tahun 2020 Indonesia Ditarget Swasembada Daging

Sabtu, 03 September 2016 | 14:19 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com— Menteri Pertanian, Amran Sulaeman mengakui program swasembada protein hewani bisa diwujudkan sampai 100 tahun kemerdekaan Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan produksi ternak dan hasil laut sudah mendukung.
“Kami merubah kebijakan, bukan lagi swasembada daging tapi swasembada protein. Kita bahkan sudah mengekspor ayam ke vietnam,” kata Amran saat menghadiri¬†Workshop Membangun Industri peternakan menuju swasembada protein hewani, di Hotel Sheraton, Sabtu (3/9).
Khusus untuk daging sapi, Amran menjelaskan saat ini 68 persen kebutuhan daging sudah disuplai oleh peternak lokal. Tahun 2022, ditargetkan sudah dalam keadaan swasembada daging.
“Kalau ini sudah terwujud, ¬†tahun 2026 kita bisa melakukan ekspor, ¬†2035 masuk industrialisasi peternakan dan tahun 2045 sudah bioindustri,” tambahnya.
Saat ini populasi sapi baru mencapai 14,8 juta ekor dengan kebutuhan mencapai 651 ribu ton. Produksi lokal baru menghasilkan 442,2 ribu ton, dimana 96 persen disuplai oleh peternak kecil dan 4 persen peternak menengah dan besar.(*)