(FOTO: Lukisan yang dipamerkan di Makassar F8 Festival pada bagian Fine Arts/Sabtu, 10 September 2016/Andi Nita Purnama/GoSulsel.com)

Yuk, Intip Lukisan Indah Seniman Makassar di Galeri Makassar F8

Sabtu, 10 September 2016 | 18:15 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Galeri seni Anjungan Pantai Losari memamerkan karya lukis hasil karya pelukis-pelukis Makassar. Terdapat karya dari 11 pelukis, yaitu Hilman Yousouf, Multazam Kamil, Zaenal Beta, Eddy Soeprapto, Achmad Fauzi, Mike Turusy, Budi Haryawan, Syamsul Bachri, Amrullah Syam, Syahabuddin Mamala, dan Siswadi Abustam.

Karya lukis ini mengangkat tema hermitage. Hermitage mempersonifikasikan manusia kontemporer dengan kearifan lokal dalam rangka menghadirkan budaya tradisinya di masa lalu untuk dikaji oleh generasinya kini. Masing-masing peristiwa dan manifestasi merupakan epilog-epilog yang disimbolkan sebagai “rumah panggung”, berkumpul dan bertemunya para “penjelajah” untuk menceritakan kisahnya.

Kearifan lokal tersebut tercermin dari karya-karya pelukis ini. Diantaranya Akkarena #6 yang merupakan karya dari Hilman Yousouf. Lukisan tersebut menggambarkan gerakan-gerakan kontras antara musik yang rancak, ritmis, dan dinamis dengan irama tarian yang lemah lembut, merupakan keseimbangan yang harmonis yang mengubah Pakkarena menjadi Akkarena Sombali: menjelma dari mitosnya sebagai perpisahan dewa-dewi penghuni kayangan dengan penghuni bumi. Sehingga ia lahir sebagai karya yang mendunia, sumbangan kearifan lokal Makassar pada peradaban dunia.

Sedangkan “Layar” karya dari Achmad Fauzi merupakan manifestasi kearifan lokal masa lalu yang menjadi prinsip dan karakter masyarakat Makassar. Layar sebagai salah satu bagian utama kapal Phinisi, membingkai tradisi perayaan-perayaan. Sedang penari dan pemusik yang tergambarkan pada layar, melukiskan keromantisan sebuah hubungan dimana kehidupan memiliki keterkaitan satu sama lain.

Karya lukis lainnya yang juga dipamerkan yaitu “Enigma, Sabbe, dan Bunga Loting” karya Multazam Kamil, “Gerhana Matahari” karya Zaenal Beta, “Indo'” karya Eddy Soeprapto, “Legal Logging” karya Mike Turusy, “Memintal” karya Budi Haryawan, “Punna Tena Baji’ku, Kodi’ku Tosseng Urangi” karya Syamsul Bachri, “Sindri’ Jalang” karya Amrullah Syam, “Sinergi Darat-Laut di Sulawesi Selatan” karya Syahbuddin Mamala, dan “Tamma'” karya Siswadi Abustam.

“Ada sekitar 20an seniman yang ikut dalam festival ini. Untuk festival sebesar ini, saya kira seniman yang ikut terlibat perlu ditambah lagi,” ujar pelukis sekaligus panitia Fine Arts Festival Eight, Jumat (9/9/16).(*)

FOTO-FOTO Lukisan di Makassar F8:

(FOTO: Lukisan yang dipamerkan di Makassar F8 Festival pada bagian Fine Arts/Sabtu, 10 September 2016/Andi Nita Purnama/GoSulsel.com)

(FOTO: Lukisan yang dipamerkan di Makassar F8 Festival pada bagian Fine Arts/Sabtu, 10 September 2016/Andi Nita Purnama/GoSulsel.com)